Ketahui Alasan di Balik Perut Tetap Buncit Meski Diet Habis-habisan

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Sudah diet habis-habisan tapi perut masih buncit? Kemungkinan, seseorang melakukan percobaan diet yang tidak tepat sehingga kerap menimbulkan kesalahan yang membuat berat badan tak kunjung turun.

Dokter Spesialis Obesitas, Dr. dr. Rahayu Setianingsih F, Sp. KFR mengungkapkan bahwa ketika menjalani diet, tiap orang harus menerapkan pola hidup seimbang, mulai dari gizi makanan hingga olaraga yang dilakukan.

Menurutnya, hal itu dikarenakan metabolisme tubuh seseorang memiliki perbedaan antara orang satu dengan yang lainnya. Terutama pada perempuan, metabolismenya memang lebih rendah dan lapisan lemak yang lebih tebal daripada pria, sehingga membuat kesulitan dalam menurunkan berat badan.

Ketika metabolisme rendah, maka artinya energi yang dibutuhkan di dalam tubuh cenderung sedikit. Dengan begitu, bila seseorang terlalu banyak makan, maka energi berlebih juga akan masuk dalam tubuh, sehingga akan menjadi lapisan lemak yang semakin banyak semakin menumpuk.

“Untuk itulah dibutuhkan diet dengan pola yang seimbang antara yang masuk dan keluar, misalnya mengatur pola makan, melakukan olahraga atau aktivitas fisik. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari adalah lebih memilih naik tangga daripada naik lift, parkir yang cukup jauh sehingga harus berjalan jauh pula,” ujar penanggung jawab Klinik Obesitas di Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya.

Selain itu, lanjutnya, bisa melakukan olahraga dengan mengkombinasi latihan kardio dan latihan kekuatan pada hari-hari alternatif. “Misalnya latihan abs dapat dilakukan dua kali seminggu,” imbuhnya.

Selama menjalani diet, sangat penting memperhatikan pola hidup seimbang, bila tak menerapkan hal tersebut ,maka berat badan akan susah turun padahal sudah olahraga dan menjaga pola makan.

“Untuk mengikuti program itu tidak bisa langsung mendapatkan hasil yang cepat, contohnya untuk menurunkan 1 kg lemak yang ada dalam tubuh kita dibutuhkan mengeluarkan 7.000 kilo kalori,” jelasnya.

Dengan demikian, disarankan oleh dokter Rahayu untuk mengatur pola makan dengan menjaga makanan yang dikonsumsi sesuai dengan 3J, yaitu tepat Jumlah, tepat Jadwal, dan tepat Jenis.

Tak hanya itu, berat badan akan ideal dan perut buncit akan menjadi rata bila seseorang menjaga metabolisme agar tetap seimbang dengan memastikan asupan mikronutrisi yang masuk dalam tubuh seimbang seperti vitamin, mineral, dan phytochemicals.

Hindari hal-hal yang membuat produksi hormon menjadi tak seimbang, misalnya seperti stres dan kurang tidur. Pasalnya, bila seseorang mengalami stres, maka tubuh akan memperbanyak produksi hormon kartisol yang dapat merangsang rasa lapar dan meninggalkan nafsu makan.

“Intinya itu semua harus seimbang, jangan dilebihkan dan dikurangi. Menjaga keseimbangan yang masuk dan yang dikeluarkan,” tegasnya. Dokter Rahayu sendiri mengaku, banyak sekali pasien obesitas yang mengeluhkan beragam hal dalam melakukan kegiatan diet demi menurunkan badannya, seperti pusing, lemas, dan bahkan tergoda untuk mengonsumsi makanan yang dihindari. Jadi untuk menghindari hal tersebut diperlukan aturan yang tepat agar diet tak mengganggu kesehatan. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat