Ketahui 3 Hal Ini Agar untuk Kembalikan Elastisitas Kulit Pasca Hamil

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Pasca hamil, perempuan seringkali mengkhawatirkan adanya tanda over elastis pada kulit. Tanda ini dapat membuat perempuan tidak percaya diri. Namun, ada 3 cara khusus yang bisa dilakukan untuk mengembalikan elastisitas kulit pasca hamil.

Dalam istilah kedokteran, hal ini biasa disebut dengan striae gravidarum. Umumnya, ini dikarenakan salah satu bagian tubuh semakin membesar, membuat kulit meregang, dan terjadi robekan pada bagian dermis hingga memunculkan guratan-guratan. Robekan yang terjadi karena kulit tidak elastis atau kaku.

Dikatakan oleh, dr. Ariefandy Pambudi, Sp.OG, spesialis obstetri dan ginekologi RS Al Irsyad, angka kejadian stretch mark pada wanita hamil cukup tinggi, berkisar di antara 70 hingga 90 persen, “Stretch mark itu istilah umum. Saking umumnya terjadi pada perempuan hamil hingga dicirikan tanda kehamilan. Padahal, stretch mark bisa dicegah,” ungkapnya.

“Banyak perempuan memiliki tanda-tanda itu di seluruh dinding perut begitu sembilan bulan berakhir,” demikian kata Alyssa R. Golas, seorang ahli bedah plastik di NYU Langone Health dikutip dari Republika.

Menurutnya, ada tiga hal umum penyebab ini terjadi. Tiga hal itu adalah penurunan berat badan seketika, hormon, dan genetika. Penurunan berat badan yang terlampau cepat pasca melahirkan menjadi kontributor utama penyebab munculnya stretch mark. Seorang perempuan sehat umumnya mengalami kenaikan 11 hingga 15 kilogram saat hamil.

Kemudian, jika ini terjadi saat masa pubertas, namun tidak ada kenaikan berat badan, maka ini disebabkan oleh hormon. Sama halnya kehamilan yang merupakan pertumbuhan secara hormonal pula. Beberapa perempuan, lanjut Golas, bisa jadi beruntung tidak memiliki guratan itu, ini dikarenakan genetika mereka memainkan perannya.

Sementara itu, dr. Grace Wardhana, Sp.KK, dari Brawijaya Hospital and Clinic, cara mencegah guratan tersebut ialah ibu hamil harus merawat kulitnya dan membuat kulitnya elastis dengan dua cara, yaknipertama dengan makanan yang mengandung tinggi kolagen serta zinc. Kedua, dengan menggunakan losion, krim, atau minyak esensial yang dapat membuat kulit elastis dan dermis tidak robek saat kulit meregang.

Pencegahan ini harus dilakukan sedini mungkin. Jika pasangan merencanakan kehamilan, lakukanlah perawatan ini 3 hingga 6 bulan sebelumnya. Jika tidak direncanakan, Dokter Grace menyarankan ibu hamil mulai merawat kulitnya ketika ia tahu ia sedang hamil.

“Anggap saja sebagai me time ibu hamil. Sehabis mandi misalnya, dioles dengan minyak esensial di bagian yang biasa muncul guratan, seperti di payudara, perut, bokong, atau paha. Karena, merawat kulit itu ya bagian dari me time-nya ibu hamil,” kata pakar kulit tersebut dilansir dari detik. Dengan begitu, munculnya guratan dapat dicegah dan ibu hamil dapat kembali percaya diri dengan penampilannya.

Konsultasikan gangguan kesehatan Anda pada dokter yang ahli di bidangnya. Untuk informasi lebih lanjut pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916 (chat only).

Pendaftaran pasien secara online melalui website dapat dilakukan di sini atau melalui aplikasi Pendaftaran Online RS Al Irsyad Surabaya yang dapat diunduh terlebih dahulu di http://bit.ly/mobileapprsalirsyad. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat