Kenali Gejali Cedera Ligamen Lutut Anterior (ACL)

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Cedera olahraga dapat menimpa atlet maupun orang biasa. Salah satu cedera yang sering dialami adalah cedera ligamen lutut anterior atau ACL (anterior cruciate ligament). Jika mengalami cedera ini, segera periksakan untuk mengurangi risikonya.

Keluhan lutut ini penting karena akan mengganggu proses berjalan yang normal, dan bila tidak ditangani dengan tepat akan segera diikuti oleh bagian tungkai bawah lainnya seperti sendi panggul dan pergelangan kaki.

Cedera ACL ini sendiri merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya kerusakan atau robekan pada ligamen lutut anterior. Ligamen lutut anterior merupakan salah satu ligamen lutut yang berfungsi untuk menghubungkan tulang tungkai bawah dengan tulang tungkai atas. Selain itu, ligamen ini juga berfungsi untuk menjaga kestabilan lutut.

Menurut Dr. dr Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT (K) FICS, Dokter Spesialis Ortopedi Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, ada beberapa gejela yang sering muncul ketika seseornag mengalami cedera ACL tersebut.

“Biasanya yang pertama itu cedera karena putaran, misalnya ketika bermain basket dan melompat saat memasukkan bola, jatuh mendarat itu lututnya sudah pas namun badannya berputar akhirnya putus dan terjadi robekan,” jelas Ketua Arthroplasty dan Sport Injury Center RS Al Irsyad

Selain itu, dr. Dwikora juga menambahkan bahwa cedera karena putaran juga dapat terjadi ketika seseorang berlari di lapangan yang tidak standar dan lapangan itu tidak rata sehingga kakinya terfiksasi kemudian dia jatuh dengan perputaran. Hal ini juga dapat menjadi gejala cedera ACL.

“Kedua, terdengar atau terasa suara seperti ‘pop’ pada saat terjadinya cedera. Suara tersebut dapat didengar oleh orang yang mengalami cedera atau bahkan orang lain di sekitarnya juga dapat mendengar,” imbuhnya.

Lanjut dr. Dwikora, bisa juga atlet dan orang awam setelah mengalami cedera tidak bisa berdiri sehingga tidak bisa melakukan kegiatan olahraga lagi, selanjutnya beberapa jam atau beberapa hari akan timbul bengkak dan radang  seperti panas atau hangat.

Cedera ACL yang terjadi secara tiba-tiba (akut) dapat berkembang menjadi cedera ACL kronis. Kondisi ini menyebabkan ligament anterior menjadi lebih sulit mengontrol gerakan lutut sehingga lutut menjadi tidak stabil.

Sehingga bila mengalami cedera lebih baik ditangani sedini mungkin. “Segeralah memeriksakan kepada seorang ahli di bidangnya, sebab jika dibiarkan maka orang atau atlet yang mengalami cedera tersebut akan berjalan dan berlari lututnya tidak stabil, kemudian juga akan mengalami kelemahan pada kedua kaki,” saran dr. Dwikora.

Tak semua cedera ACL harus dioperasi, cukup ditangani tergantung berat ringan cederanya. Bahkan setelah operasipun juga masih perlu adanya treatment untuk membantu pemulihan pasien agar dapat berjalan dengan baik lagi. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat