Kenali Gejala Anemia yang Patut Diwaspadai

Rsalirsyadsurabaya.co.id-Anemia merupakan keluhan yang banyak terjadi di masyarakat. Mudah lelah, pusing dan letih adalah gejala umum yang biasa terjadi. Namun para penderita anemia wajib mewaspadai gejala lain dari anemia yang membahayakan.

Anemia adalah kondisi kekurangan sel darah merah sehat. Sel darah merah ini berfungsi sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh. Mereka yang terlahir dengan kondisi ini berarti adalah mereka yang tubuhnya sulit untuk memproduksi sel darah merah. Selain secara genetik, anemia juga bisa menyerang orang yang sehat.

Agar dapat segera bertindak ketika menemukan seseorang yang terkena anemia, Anda patut mengenali gejala-gejalanya. Berikut adalah gejala anemia dilansir dari suara.com.

Sering Kehabisan Napas atau Pusing

Jika tubuh kekurangan zat besi atau vitamin B12, tentunya ini membuat produksi hemoglobin berkurang. Dimana hemoglobin sangat berperan untuk produksi sel darah merah yang sehat. Jika hemoglobin berkurang, tubuh pun akan kekurangan pasokan oksigen dan rasa pusing pun muncul. Anemia juga dapat menjadi salah satu tanda kanker usus pada seseorang.

Sangat Kelelahan

Wajar jika seseorang merasa lelah, letih, dan lesu setelah seharian beraktivitas. Namun, jika dirasa berlebihan, Anda patut waspada. Karena kelelahan berlebihan dapat menjadi salah satu gejala anemia.

“Kelelahan disebabkan oleh proses yang sama, yang menyebabkan sesak napas dan pusing. Tanpa cukup zat besi atau vitamin B12, tidak ada cukup hemoglobin, tidak ada cukup oksigen untuk bahan bakar tubuh,” tutur Andrew Artz, MD, Profesor Fakultas Kedokteran University of Chicago dalam reader’s digest.

Kulit Terlihat Pucat

Kulit juga dapat terimbas dampak dari anemia. Jika seseorang terkena anemia, biasanya kulit akan terlihat lebih pucat dari biasanya. Menurut US Library of Medicine, tanpa zat besi dan vitamin B12 yang cukup, tubuh akan kekurangan pasokan darah ke kulit. Hasilnya, kulit akan terlihat lebih pucat dari biasanya.

Rasa Sakit di Dada

Ketika produksi sel darah merah sehat dalam tubuh berkurang, jantung harus bekerja lebih cepat dan keras untuk menyalurkan nutrisi ke seluruh tubuh. Dengan jantung yang berdetak lebih cepat, ketegangan pada area dada akan dirasa nyeri.

The National Heart, Lung, and Blood Institute mengungkap bahwa ketika jantung bekerja lebih keras, dapat menyebabkan denyut tidak teratur, murmur jantung, hati membesar, hingga gagal jantung.

Mengunyah Es Batu

Mengunyah es batu mungkin bagi sebagian orang adalah kebiasaan. Namun, ini juga dapat menjadi pertanda seseorang terkena anemia. Hingga sekarang, dokter dan para peneliti masih belum menemukan sebab khusus mengapa orang yang terkena anemia butuh mengunyah makanan yang tidak biasa seperti es batu. Namun, menurut Dokter Artz, itu adalah gejala anemia defisiensi zat besi yang umum.

Dengan mengetahui gejala di atas dapat membuat Anda atau orang-orang di sekitar lebih waspada akan tubuhnya. Jika Anda merasa menemukan gejala-gejala di atas pada diri sendiri ataupun orang lain, segera periksakan ke dokter.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat