Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi: Pahami Penyebabnya, Waspadai Munculnya

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Setelah imunisasi, pada beberapa orang akan menimbulkan reaksi khusus pada tubuhnya yang disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Reaksi dari KIPI dapat muncul pada gejala ringan hingga terberat.

KIPI adalah salah satu reaksi tubuh pasien yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin. KIPI dapat terjadi dengan tanda atau kondisi yang berbeda-beda. Mulai dari gejala efek samping ringan, hingga reaksi tubuh yang serius seperti anafilaktik (alergi parah) terhadap kandungan vaksin.

“Kejang contohnya. Pasien yang mengalami kejang pasca imunisasi dapat terjadi pada pasien gejala ringan hingga berat,” tutur dr. Syarwani, Manajer Operasional dan Pelayanan Gedung 2, RS Al Irsyad sekaligus vaksinator.

Sedangkan gejala KIPI berat cenderung langka terjadi, tapi bisa menimbulkan dampak yang serius. KIPI berat pada umumnya disebabkan oleh respons sistem imun terhadap vaksin dan menyebabkan reaksi alergi berat terhadap bahan vaksin, menurunkan trombosit, menyebabkan kejang, dan hipotonia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa sumber reaksi yang juga berkontribusi dalam munculnya KIPI adalah:

KIPI akibat reaksi produk

KIPI sebagai akibat dari reaksi produk berarti merupakan jenis reaksi imun terhadap salah satu atau beberapa bahan vaksin. Sebagai contoh misalnya pembengkakan otot yang terjadi setelah pemberian vaksin DPT.

KIPI akibat kecacatan produk

KIPI dalam hal ini muncul karena berkaitan dengan kualitas produk yang tidak sesuai dengan standar pembuatan vaksin oleh perusahaan yang membuatnya. Misanya seperti vaksin polio dengan kandungan virus yang masih aktif sehingga vaksin tidak memiliki kuman yang dilemahkan secara sempurna, hal ini dapat menimbulkan polio paralisis.

KIPI akibat kesalahan proses imunisasi

Gejala KIPI ini terjadi disebabkan kesalahan dalam proses penanganan, penyimpanan, dan penggunaan vaksin. Misalnya infeksi yang disebabkan adanya kuman lain yang ikut tercampur dan ditularkan saat pemberian vaksian.

KIPI akibat respons kecemasan

Hal ini terjadi saat seseorang yang akan diimunisasi terlalu cemas. Pada orang dewasa, kecemasan hanya memberikan efek yang sangat ringan. Namun, berbeda dengan anak-anak. Kecemasan saat diimunisasi dapat menyebabkan anak merasa pusing, hiperventilasi, nyeri, merasakan sensasi pada mulut dan tangan mereka, hingga pingsan secara mendadak.

KIPI jenis ini akan membaik dengan sendirinya ketika kecemasan sudah terkendali.

KIPI akibat kejadian koinsidental

Kejadian ini merupakan kejadian yang diduga sebagai KIPI, tapi tidak berkaitan dengan vaksin ataupun proses pemberian imunisasi. Gejala tersebut kemungkinan sudah ada sebelum seseorang menerima imunisasi tapi baru menimbulkan gejala pada saat atau waktu yang berdekatan dengan pemberian vaksin.

Untuk informasi pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916.

Pendaftaran pasien secara online melalui website dapat dilakukan di sini atau melalui aplikasi Pendaftaran Online RS Al Irsyad Surabaya yang dapat diunduh terlebih dahulu di http://bit.ly/mobileapprsalirsyad. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat