Jaga Tubuh tetap Sehat, Penuhi Asupan Bernutrisi dan Lakukan Aktivitas Fisik

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Di tengah pandemi Covid-19 ini, berbagai elemen kesehatan menyerukan untuk menjaga tubuh tetap sehat. Imbauan diet ketat dengan pilihan makanan bernutrisi dan aktif berolahraga pun telah dielukan. Ini karena dengan melakukan hal tersebut, imunitas tubuh dapat semakin kuat.

Dalam rangka Hari Aktivitas Fisik Sedunia yang diperingati bersamaan Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh tiap 6 dan 7 April, pentingnya menjaga kesehatan tubuh ditambah dengan aktivitas fisik yang rutin harus disadari mulai sekarang.

Tubuh manusia memerlukan komposisi tertentu yang apabila dicukupi tiap harinya, maka tubuh akan merespons dengan membentuk imunitas untuk membantu melawan penyakit. “Pada dasarnya, tubuh manusia memerlukan komposisi yang proporsional dari nutrisi, meliputi karbohidrat, lemak, dan protein,” kata dr. Iwah Prestiono, selaku Wakil Direktur Medis RS Al Irsyad Surabaya.

Di sisi lain, yang perlu diperhatikan, konsumsi tidak seimbang pada nutrisi tersebut akan memberi efek kebalikan bagi tubuh. Dr. Iwah mencontohkan ketika seseorang mengonsumsi protein berlebihan. Jika konsumsi nutrisi ini tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang rutin dan cukup, maka dapat memiliki dampak kesehatan pada ginjal.

“Fungsi ginjal dan jantung dapat bekerja lebih keras jika asupan protein berlebihan. Bukan memberi efek kesehatan, konsumsi protein berlebihan juga dapat berujung pada kelebihan berat badan,” jelasnya.

Kemudian, menurut Nur Ulfah, A.Md.Gz, Ahli Gizi RS Al Irsyad Surabaya, selain mengonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap dan seimbang, pengolahan dan penyajian makanan juga perlu diperhatikan. Karena, dengan pengolahan dan penyajian makanan yang juga sehat dapat membuat tubuh merespons optimal asupan nutrisi yang masuk.

Pada pemilihan karbohidrat, Ulfah menyarankan untuk memilih nasi merah ketimbang nasi putih. Nasi merah memiliki indeks glikemiks yang rendah dibanding nasi putih, sama halnya dengan lebih memilih roti gandum daripada roti putih biasa.

Lalu, untuk pemilihan protein, ia juga menyarankan pengolahan atau penyajian makanan dengan cara dikukus, dibakar, atau dibacem. Pengolahan dan penyajian makanan berprotein dengan digoreng perlu dihindari untuk mencegah kelebihan asupan lemak.

Untuk sumber lemak sendiri Ulfah menyarankan untuk mengonsumsi sumber lemak sehat, di mana memiliki pilihan yang beragam, seperti minyak zaitun, minyak canola, minyak jagung, ataupun minyak biji bunga matahari. “Satu sendok makan minyak zaitun atau minyak dari kacang serta biji-bijian cukup untuk memenuhi asupan lemak harian,” terangnya.

Olahraga Rutin untuk Jaga Kekuatan Otot

Kurangnya aktivitas fisik dapat menurunkan fungsi-fungsi pada otot tubuh. Tak pelak, rasa nyeri sering tak terhindarkan. Menambah aktivitas fisik seperti olahraga menjadi salah satu solusi untuk mengurangi nyeri dan menjaga tubuh tetap sehat.

Dikatakan oleh dr. Hardian Basuki, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopedi RS Al Irsyad Surabaya, jarangnya aktivitas tubuh dan memberi beban terlebih pada anggota gerak tertentu dapat menimbulkan nyeri.

Karenanya, ia mengimbau, sebelum beraktivitas ada baiknya melakukan beberapa gerakan peregangan. Rutinitas berolahraga diikuti dengan gerakan peregangan dapat meningkatkan kekuatan otot pada seseorang. Dengan menjaga hal-hal di atas, kesehatan tubuh dan kekuatan otot terjaga. Dan, tubuh pun merespons dengan baik untuk membantu melawan penyakit di kemudian hari. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat