Jaga Pola Makan Lebih Baik Daripada Konsumsi Suplemen

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Ada sebagian orang yang memilih melengkapi kebutuhan nutrisinya dengan suplemen harian yang dikonsumsi. Namun, suplemen tersebut nyatanya tidak lebih baik daripada menjaga pola makan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.

Dilansir dari liputan6, di Amerika Serikat 27 ribu orang dewasa berusia 20 tahun ke atas dilibatkan dalam penelitian yang berjudul Annals of Internal Medicine. Penelitian dibuktikan dengan cara mengumpulkan data tentang apa yang yang dimakan oleh para responden dan apa suplemen yang mereka konsumsi dalam 1 bulan terakhir selama 6 tahun kemudian menganalisisnya.

Sekitar 3600 orang meninggal dalam proses penelitian tersebut, 945 dari jumlah total responden yang meninggal diakibatkan oleh penyakit jantung, selebihnya meninggal karena beberapa jenis kanker.

Dalam hasil analisis para peneliti, perbandingan antara makanan asli dan suplemen perbedaanya hanya terletak pada sumber nutrisinya. Disebutkan bahwa nutrisi dari makanan asli lebih aman dibandingkan dengan nutrisi yang ada dalam suplemen.

Hal ini dikarenakan makanan asli mengandung komponen penting yang tidak ada dalam suplemen seperti serat atau senyawa bioaktif, sehingga memang makanan asli merupakan pilihan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan seseorang dibandingkan dengan suplemen.

Misalnya saja ketika seseorang mengonsumsi kalsium dalam bentuk suplemen hingga seribu miligram dalam satu harinya, hal itu akan akan meningkatkan resiko kematian akibat kanker pada orang tersebut.

Namun, berbeda halnya dengan seseorang yang memenuhi kebutuhan kalsium dari makanan asli, meskipun jumlah kalsium yang masuk dalam tubuhnya mencapai seribu miligram dalam satu hari, kondisi tersebut tidak meningkatkan resiko kanker pada orang tersebut. Alasannya, para peneliti menemukan bahwa ada asosiasi yang bermanfaat dari makanan asli dan tidak terdapat dalam suplemen.

Para peneliti juga menambahkan bahwa asupan nutrisi yang cukup dari makanan asli ternyata terkait dengan penurunan resiko kematian seseorang karena terhindar dari berbagai penyakit seperti jantung dan kanker. Sementara itu, mengonsumsi suplemen terlalu sering dapat meningkatkan resiko kesehatan serius bagi seseorang yang rutin mengonsumsinya.

Bukan berarti mengonsumsi suplemen itu tidak diperbolehkan sama sekali, tetapi ada beberapa kondisi yang memang mengharuskan seseorang mengonsumsi sebuah suplemen untuk mendukung kesehatannya.

Misalnya saja seperti ibu hamil yang membutuhkan asupan asam folat dan zat besi dengan tujuan membantu perkembangan atau pertumbuhan janin serta untuk menghindari kondisi-kondisi yang menyebabkan cacar lahir bagi bayi.

Dari semua paparan diatas, tentunya seseorang masih diperbolehkan untuk mengonsumsi suplemen. Namun, yang perlu diperhatikan, sebelum mengonsumsi suplemen diharuskan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang paham akan kondisi kesehatannya. Hal itu ditujukan agar pengonsumsian suplemen dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan serta menghindari dampak negatif yang ditimbulkan. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat