Jaga Kesehatan dan Cegah Obesitas Anak di Tengah Pandemi COVID-19

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Masa pandemi membuat banyak orang sering beraktivitas di rumah. Tentunya hal itu dapat meningkatkan risiko obesitas, terutama pada anak-anak. Pasalnya, berdiam diri di rumah berdampak pada berkurangnya aktivitas fisik anak sehingga rentan mengalami obesitas.

Dokter Spesialis Obesitas Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya, Dr. dr. Rahayu Setianingsih F, Sp. KFR, menyampaikan bahwa obesitas merupakan pintu masuk bagi berbagai penyakit. Sehingga diperlukannya upaya pencegahan agar tubuh tidak mengalami kegemukan.

Apalagi, jika terjadi pada anak-anak, di masa pandemi, pembelajaran sekolah anak dilakukan secara daring sehingga membuat mereka berlama duduk di depan gadget. Anak-anak pun cenderung ditemani dengan berbagai kudapan selama proses pembelajaran tersebut.

Selain itu, di waktu lain aktivitas mereka pun diselingi dengan menonton TV atau bermain gim yang tak lepas dari camilan. Itulah berbagai penyebab obesitas pada anak, yang menurut dr. Rahayu, hal itu terjadi karena ketidakseimbangan yang masuk dan yang dikeluarkan, sehingga mengalami kegemukan.

“Pada dasarnya obesitas disebabkan karena ketidakseimbangan yang masuk dan yang dikeluarkan, jumlah yang masuk lebih banyak daripada yang dibutuhkan sehingga tersimpan sebagai lemak,” ujarnya.

Selain itu, faktor genetik juga mempengaruhi obesitas yang terjadi pada anak. Meski tidak mutlak, anak dengan anggota keluarga yang mengidap obesitas ternyata lebih berisiko mengidap obesitas juga.

Yang paling penting, lanjutnya, obesitas terkadang dialami oleh anak atau remaja yang menjadikan makanan sebagai pelarian dari rasa frustrasinya atau stres psikologis terhadap pelajaran di sekolah, kebosanan, masalah, dan bentuk emosional lainnya.

Dengan begitu, orang tua perlu waspada, mengingat obesitas ini berbeda dengan sekadar kelebihan berat badan. Sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter yang ahli dibidangnya bila mendapati tubuh anak melebihi berat badan normal.

“Kalau obesitas tidak diatasi akan menyebabkan jumlah sel-sel pada tubuh anak tersebut menjadi lebih besar sehingga akan lebih relatif lebih mudah gemuk,” terangnya.

dr. Rahayu pun menyarankan cara mengatasi obesitas pada anak adalah dengan melakukan olahraga kurang lebih 300 menit setiap seminggu sekali atau satu jam dalam sehari, “Obesitas itu menghilangkannya bisa dengan cara exercise atau olahraga kurang lebih 300 menit per minggu atau satu jam per hari,” imbuhnya.

Mengatasi obesitas pada anak bergantung pada peran orang tua dalam mengasuh anaknya. Jadikanlah gaya hidup sehat sebagai kebiasaan di dalam keluarga. Sehingga anak akan termotivasi untuk hidup sehat.

“Obesitas anak adalah urusan keluarga, ini masalah keluarga. Orang tua pula yang menjadi agen perubahan yang sangat penting,” tutupnya.

Konsultasi dengan Dr. dr. Rahayu Setianingsih F, Sp.KFR dapat dilakukan pada hari Senin, Rabu, Kamis pada pukul 16.00 – 19.00 WIB untuk pasien BPJS dan pukul 16.30 – 17.00 WIB untuk pasien nonBPJS.

Untuk informasi pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916.

Pendaftaran pasien secara online melalui website dapat dilakukan di sini atau melalui aplikasi Pendaftaran Online RS Al Irsyad Surabaya yang dapat diunduh terlebih dahulu di http://bit.ly/mobileapprsalirsyad. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat