Inilah Perawatan yang Dapat Dilakukan untuk Kondisi Hamil Anggur

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Hamil anggur merupakan salah satu kelainan yang terjadi pada masa kehamilan. Pada kondisi ini, kantung janin tidak terbentuk dengan benar dalam rahim. Akibatnya, janin tidak berkembang. Namun, ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hamil anggur.

Hamil anggur ini adalah jenis kelainan plasenta yang disebabkan oleh masalah genetik saat pembuahan. Akibat masalah genetik tersebut, terjadi pertumbuhan jaringan abnormal dalam rahim. Jaringan tersebut memiliki penampilan kumpulan sel yang besar dan acak seperti anggur.

Menurut para ahli, kondisi hamil anggur ini juga dikenal sebagai mola hidatidosa yang merupakan kejadian langka pada ibu hamil dan hanya terjadi pada 1 dari 1.000 kehamilan. Namun, kehamilan anggur harus mendapatkan perawatan sedini mungkin, sebab dalam beberapa kasus, hamil anggur bisa membentuk jaringan kanker yang langka.

Dr. Ariefandy Pambudi, Sp. OG, Spesialis Kandungan Kebidanan Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya, menyebutkan ada dua jenis kehamilan anggur, yaitu lengkap dan parsial. Pada kehamilan anggur lengkap, jaringan plasenta abnormal dan membengkak serta tampak membentuk kista berisi cairan. Dalam kondisi ini biasanya tidak ada pembentukan janin.

“Berbeda dengan hamil anggur parsial, masih ada jaringan plasenta yang tumbuh normal. Selain itu mungkin juga adanya pembentukan janin tapi tidak mampu bertahan hidup,” ujarnya.

Pada hamil anggur parsial, biasanya terjadi keguguran di awal kehamilan. Bahkan ibu hamil pun bisa mengalami komplikasi serius jika tak segera mendapatkan perawatan.

Untuk itu, agar hamil anggur tidak berakhir begitu saja, atau dalam artian jaringan akan keluar dengan sendirinya, maka dalam kondisi tersebut perlu dilakukan perawatan, antara lain:

Operasi pengisapan (kuretase isap)

Pada perawatan ini, sel-sel abnormal diisap menggunakan tabung tipis yang dimasukkan ke dalam rahim melalui vagina. Untuk melakukan prosedur ini, ibu hamil akan dibius total.

Obat-obatan

Jika pertumbuhan sel-sel abnormal tersebut terlalu besar untuk diisap, maka ibu hamil kemungkinan akan diberikan obat-obatan untuk menggugurkannya.

Operasi pengangkatan rahim

Pilihan prosedur ini biasanya ditawarkan pada pasangan yang tidak ingin memiliki anak lagi di masa depan. Setelah menerima perawatan, biasanya ibu hamil akan dipantau untuk melihat apakah ada sel abnormal yang tertinggal.

Perawatan lebih lanjut pada hamil anggur juga dapat dilakukan dengan tes darah dan urin secara berkala untuk mengukur tingkat hormon hCG atau hormon yang dibuat dari plasenta, selama masa kehamilan. Kebanyakan tes tersebut dilakukan selama enam bulan. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat