Inilah Durasi Tidur yang Ideal untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Menjaga kesehatan tubuh dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain olahraga rutin, menjaga pola makan, dan menghindari rokok serta alkohol. Durasi waktu tidur malam juga berpengaruh.

Mnegutip dari laman CNNIndonesia, hasil dari sebuah penelitian menunjukkan bahwa durasi tidur seseorang memiliki pengaruh besar pada kesehatan tubuhnya, terutama pada jantungnya.

Sehingga, apabila seseorang memiliki kebiasaan tidur dengan durasi yang ideal maka hal itu akan membantunya menjaga kesehatan tubuh. Sebaliknya, jika seseorang memiliki kebiasaan tidur yang buruk maka akan berdampak negatif bagi kesehatan jantungnya.

Seseorang yang memiliki durasi tidur kurang dari dari standar yang telah ditetapkan atau direkomendasikan, yakni 6-9 jam akan lebih mudah berisiko terkena penyakit jantung. Mereka yang memiliki durasi kurang dari 6 jam per malam berisiko 20 persen lebih tinggi terkena serangan jantung.

Bahkan meskipun orang tersebut bukan perokok dan rutin melakukan olahraga dapat mudah terserang penyakit jantung apabila kurang tidur.

Namun perlu juga diperhatikan, durasi tidur yang telalu lama juga dapat menimbulkan beragam masalah kesehatan lainnya. Mereka yang tidur lebih dari 9 jam per malam justru memiliki risiko serangan jantung dua kali lipat lebih besar, yakni 34 persen.

National Sleep Foundation, dilansir dari Kompas.com, mengungkapkan bahwa jam tidur yang paling baik dimulai dari pukul 08.00 malam hingga tengah malam. Meski demikian, jam tidur yang baik dapat tergantung dari kapan seseorang bangun di pagi hari, lalu menghitung mundur sebanyak 7 jam. 

Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan lebih dari sepertiga orang dewasa di AS tidur kurang dari batas normal. CDC juga merekomendasikan kiat untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Untuk memenuhi jam tidur yang baik, dapat dimulai dengan mengubah pola hidup yang dijalani. Berikut ini tips yang dapat dilakukan untuk mengatur pola tidur:

1. Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan

2. Biarkan tubuh mendapatkan cahaya alami matahari yang cukup di pagi hari

3. Jauhi paparan sinar elektronik seperti LED dari ponsel atau televisi saat menjelang tidur

4. Hindari makan dan minum berlemak tinggi sebelum tidur, terutama alkohol dan makanan yang tinggi lemak atau gula

5. Kondisikan kamar tidur dalam suasana tenang, gelap, dan sejuk

6. Berolahraga setiap hari, namun hindari berolahraga beberapa jam sebelum tidur

Jika mengalami kesulitan terlelap, bangunlah dari tempat tidur dan cobalah pindah ke kamar lainnya. Membaca buku dan mendengarkan music juga dapat membantu seseorang terlelap. Kendati demikian, bila gangguan tidur seperti insomnia terjadi terlalu sering maka segera konsultasikan pada dokter. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat