Ini Sebab Tekanan Darah Berbeda Saat di Rumah dan Klinik

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Ketika periksakan diri ke dokter, seringkali tekanan darah diperiksa terlebih dahulu. Hasilnya pun terkadang berbeda, tekanan darah yang kita periksa di rumah dan di klinik. Lalu, apa sebabnya? Berikut ulasannya.

Para dokter menyarankan para penderita hipertensi memeriksakan secara mandiri tekanan darahnya di rumah. Hal ini agar dapat mencegah kondisi hipertensi lebih parah. Dijelaskan oleh Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S, Anggota Dewan Pembina InaSH (Perhimpunan Hipertensi Indonesia) bahwa menurut riset 63 persen pasien mengonsumsi obat hipertensi tanpa pemantauan.

“Ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien tidak melakukan cek tekanan secara teratur dan mandiri di rumahnya,” katanya dikutip dari kompas.

Dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri, keberadaan hipertensi terselubung (masked hypertension) dan hipertensi jas putih (white coat hypertension) dapat terdeteksi mulai dini.

Masked Hypertension

Hipertensi terselubung adalah kondisi hipertensi dimana tekanan darah ketika memeriksa di rumah dan klinik berbeda. Misalnya, ketika kita memeriksa darah di klinik normal, namun ketika di rumah menjadi tinggi.

Diungkapkan oleh Dokter Yuda Turana, hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor. Faktor pertama, adanya kerusakan target organ. Misalnya, ada gangguan jantung yang memicu perubahan tekanan darah ketika diperiksa. Yang kedua, faktor kenyamanan pasien juga berpengaruh.

Kemudian, hal yang harus diperhatikan adalah cara mengukur tekanan darah. Karena, jika cara mengukurnya tidak benar, akan berpengaruh pada hasil tekanan darah yang diperiksa.

White Coat Hypertension

Hipertensi ini sangat berbeda dari hipertensi terselubung. Hipertensi ini hanya terjadi ketika seseorang diperiksa oleh dokter atau perawat. Namun, ketika memeriksa mandiri di rumah, hasilnya normal. Penyebab dari hal ini, imbuh Dokter Yuda Turana, umumnya karena ketakutan pasien yang mungkin saja, hal tersebut adalah pertama kalinya seseorang diperiksa tekanan darahnya oleh dokter atau perawat.

“Tetapi, apapun itu baik masked hypertension atau white coat hypertension, sebenarnya dua-duanya menjadi faktor risiko,” jelasnya.

Maka dari itu, agar hipertensi tak semakin parah, beberapa tenaga medis menganjurkan agar mereka dapat memeriksa secara mandiri tekanan darahnya di rumah. Dengan begitu, ketika ada gejala lain yang muncul, para tenaga medis dapat dengan cepat mengambil tindakan.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat