Ini Penyebab Radang Tenggorokan yang Sering Tidak Disadari

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Perubahan cuaca rentan membuat seseorang berisiko terkena penyakit ‘musiman’. Selain flu, radang tenggorokan juga disebut sebagai penyakit yang umum menyerang ketika perubahan cuaca. Namun tak hanya itu, ada penyebab lain yang sering tidak disadari ketika seseorang mengalami radang tenggorokan.

Radang tenggorokan adalah suatu penyakit yang disebabkan infeksi pada tenggorokan. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari tim klikdokter, infeksi ini bersifat akut dan umumnya karena infeksi bakteri atau virus pada saluran pernapasan atas. Kondisi ini dapat semakin parah jika ditambah dengan penyakit lain seperti, flu, pilek, dan batuk.

Dilansir dari jpnn.com, ada enam penyebab umum radang tenggorokan yang sering terjadi.

Infeksi Virus

Seperti yang telah dijelaskan oleh dr. Dyah, radang tenggorokan terjadi karena adanya virus yang menginfeksi saluran pernapasan bagian atas. Jenis virus yang umumnya dapat menyebabkan radang ini pun, menurut keterangannya, bisa beragam.

“Jenis virus penyebab radang tenggorokan yang umum adalah influenza, campak, dan virus penyebab cacar air,” katanya.

Infeksi Bakteri

Penyebab yang kedua, radang tenggorokan bisa terjadi dikarenakan adanya infeksi bakteri. Lebih lanjut menurut dr. Dyah, jenis bakteri yang dapat menimbulkan radang adalah bakteri streptococcus pyogenes dan streptococcus golongan A.

Jika radang yang dialami dikarenakan oleh infeksi bakteri, biasanya akan muncul bercak putih pada amandel, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, atau demam disertai batuk atau pilek.

Makan Sembarangan

Mengonsumsi makanan secara sembarangan dan tidak terkontrol juga dapat menjadi penyebab radang tenggorokan. Beberapa orang seringkali meremehkan soal makanan. Padahal, jika tidak terkontrol, malah dapat mendatangkan radang tenggorokan yang mengganggu.

Makan sembarangan juga berpotensi membuat asam lambung naik hingga tenggorokan. Kondisi ini sering disebut refluks asam. Jika ini terjadi, tenggorokan dapat sakit karena iritasi.

“Jika Anda merasa baik-baik saja selain sakit tenggorokan dan tidak menderita demam, Anda mungkin mengalami refluks asam,” jelas Gordon J. Siegel, MD, asisten profesor klinis THT dan leher, Northwestern University, Feiberg School of Medicine, AS.

Alergi

Alergi dapat menjadi penyebab radang tenggorokan terjadi. Lanjut dr. Dyah, jenis alergi seperti akibat debu, serbuk sari, atau bulu hewan peliharaan dapat berujung pada radang tenggorokan. Ini karena ketika hidung meler, sebenarnya merupakan akumulasi lendir di belakang hidung dan tenggorokan. Sehingga hal ini dapat memberi sensasi lendir menurun di belakang hidung. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat