Ini Kondisi Tubuh yang Membutuhkan Ring pada Jantung

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Pemasangan ring jantung dapat menyelamatkan nyawa pasien yang memiliki kondisi khusus seperti penyakit jantung. Ada beberapa kondisi tubuh pasien yang memerlukan pemasangan ring atau stent ini.

Ring jantung merupakan tabung kecil yang berperan penting dalam mengatasi penyumbatan pembuluh darah di jantung. Alat ini biasanya dipasang dalam pembuluh darah yang tersumbat agar darah yang mengalir tetap lancar.

Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit (RS) Al Irsyad, dr. Diah Rachmaniah, Sp.JP menjelaskan terdapat sejumlah kondisi jantung yang membutuhkan pemasangan ring jantung ini.

“Pemasangan ring harus melalui indikasi dan pemeriksaan tertentu oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Tidak bisa berdasarkan rekomendasi dokter atau rumah sakit saja atau permintaan pasien,” ujar dr. Diah.

Biasanya kelompok pasien dengan keluhan berikut ini dapat menggunakan ring jantung untuk menurunkan risiko serangan jantung, antara lain pasien yang sering merasa dada sakit, pegal atau berat saat beraktivitas dan berkurang pegalnya saat istirahat, serta sesak pada pasien yang memiliki kegagalan fungsi jantung (gagal jantung) atau lemah jantung.

Selain itu, dr. Diah juga memaparkan dua kondisi pasien yang perlu menggunakan ring jantung. Pertama, pasien yang memiliki serangan jantung akut. Kondisi ini membuat pasien berada dalam gawat darurat sehingga harus segera dipasangi ring jantung untuk mengurangi gejala dan kesakitan.

Serangan jantung mendadak dengan gambaran rekaman aktivitas jantung atau elektrokardiogram (EKG) dengan ST elevasi. Ada pula kondisi serangan jantung mendadak tanpa gambaran EKG ST elevasi, tapi memiliki kenaikan enzim troponin.

Kedua, pasien dengan kondisi jantung yang memiliki iskemia atau kekurangan suplai oksigen juga memerlukan pemasangan ring jantung. Umumnya, pasien ini sudah memiliki penyakit arteri koroner dengan penyempitan pembuluh darah.

“Ini merupakan dua kelompok besar yang memerlukan indikasi pemasangan ring. Kalau tidak dipasang, dapat mengancam jiwa,” jelasnya.

dr. Diah menambahkan, dua kondisi ini memerlukan pemasangan ring untuk mencegah kematian dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Serta dapat menurunkan keluhan berupa nyeri dada sehingga pasien dapat lebih produktif.

Meski begitu, dr. Diah juga menyarankan untuk mengurangi pemasangan ring jantung pada masyarakat. Lebih baik masyarakat menjaga kesehatan jantunya dengan menjaga pola hidup sehat seperti makanan seimbang, berolahraga, dan tidak merokok. Hal ini untuk menghindari kondisi yang semakin parah. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat