Ini Dia Penyebab Hipertensi

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang umum terjadi. Sering dikaitkan dengan penyakit lainnya. Penyebabnya beragam, tak hanya kebiasaan makan, namun juga karena stres dan miras (minuman keras).

Asupan Garam yang Tinggi

Penyebab dari hipertensi yang paling dikenal masyarakat adalah kelebihan asupan garam. Natrium dalam garam (NaCl) sebenarnya bermanfaat untuk menjaga regulasi volume dan tekanan darah, menjaga kontraksi otot serta transmisi sel saraf, serta membantu keseimbangan air, asam dan basa dalam tubuh.

Namun berdasarkan Panduan Umum Gizi Seimbang 2003, konsumsi garam tidak boleh lebih dari 6 gram (1 sendok teh) dalam 1 hari atau sama dengan 2300 mg natrium.

“Garam sangat erat dengan hipertensi. Setengah sendok teh garam saja bisa menaikkan tekanan sistolik naik sebesar 5 poin dan tekanan diastolik naik 3 poin, ini berdasarkan penelitian,” kata Fendy Susanto dari Nutrifood Research Centre, Program Development and Scientific Support.

Dilansir dari Detik, ia menyebut penderita hipertensi umumnya dianjurkan dokter untuk membatasi asupan garamnya. Pembatasan asupan garam ini rupanya terbukti ampuh atasi hipertensi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Human Hypertension tahun 2002, dikutip dari Kompas menyatakan bahwa pengurangan asupan garam dari 10 gram menjadi 6 gram per hari dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Stres dan Depresi

Stres membuat otak melepaskan hormon stres seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin yang menyebabkan peningkatan denyut jantung dan pelebaran diameter pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah meningkat hingga 30-40% — walaupun cuma sementara.

Hal tersebut sebagaimana diungkap oleh tim dokter dari hellosehat. Peningkatan tensi ini tidak akan berlangsung lama, karena detak jantung, diameter pembuluh darah, dan tekanan darah akan kembali normal setelah hormon stres tersebut menghilang. Orang yang gangguan kecemasan parah pun belum tentu juga mengalami hipertensi kronis akibat kecemasan yang dimilikinya.

Kebiasaan Minum Minuman Keras

Dalam porsi kecil, alkohol bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga malah menurunkan tekanan darah untuk sementara. Meski begitu, berbagai penelitian telah menyebutkan bahwa kebiasaan minum miras dalam jumlah berlebihan dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko terhadap hipertensi, atau memperburuk kondisinya jika Anda sudah terdiagnosis.

Alkohol justru dapat mempersempit pembuluh darah jika dikonsumsi dalam dosis tinggi dan berulang. Lama-kelamaan, hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan organ dalam lainnya yang tentunya meningkatkan berbagai risiko kesehatan. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat