Ini Alasan Mengapa Gaya Hidup Ayah Berpengaruh pada Anak

Rs-alirsyadsurabaya.com-Seorang ayah dalam keluarga berperan menjadi panutan bagi anggota keluarga yang lain. Jika ayah memiliki gaya hidup yang tak sehat, maka anak pun bisa mencontoh dari ayah. Maka dari itu, ayah juga perlu menjaga gaya hidupnya.

Beberapa penelitian dewasa ini telah menyoroti pentingnya kesehatan dan gaya hidup ayah dalam keluarga. Karena, ayah akan menjadi teladan bagi anggota keluarga lain, termasuk sang anak.

Dengan gaya hidup yang baik, anak pun akan mencontoh, dan hal ini dapat menghindarkan anak dari berbagai gangguan kesehatan.

Pada tahun 2018, peneliti dari Ohio State University mengungkap, gaya hidup seorang ayah sangat berperan dalam kesehatan masa depan seorang bayi. Ayah yang rajin olahraga, bahkan sebulan sebelum melakukan pembuahan bisa mempengaruhi kesehatan anak.

Dilansir dari WebMD, Kristin Stanford, PhD, asisten profesor pemimpin penelitian ini menyatakan adanya peningkatan sensitivitas insulin, penurunan massa lemak, dan berat badan yang lebih sehat sebagai manfaat utama.

Di sisi lain, penelitian yang dilakukan Universitas Georgetown berfokus pada koneksi dan korelasi antara olahraga, diet, kebiasaan minum alkohol, dan merokok pada ayah.

Dalam studi tersebut juga membuktikan bahwa gaya hidup buruk seorang ayah dapat berpengaruh pada anak-anak. Dan dapat membuat anak-anak mereka lahir dengan kecacatan, mental, hingga obesitas.

Kemudian, setelah kelahiran anak, gaya hidup ayah pun juga turut mempengaruhi kualitas kesehatan anak. Ayah harus selalu menjadi teladan kesehatan bagi seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anaknya.

Dalam kompas, menurut Raffi Bilek, LCSW-C, terapis keluarga dan direktur Baltimore Therapy Center, anak-anak banyak belajar dari contoh nyata ketimbang yang lain.

“Belajar tentang nutrisi di sekolah atau belajar pentingnya beraktivitas di luar ruangan, tak memiliki efek yang sama kuatnya dengan melihat ayahnya berolahraga. Karena, anak-anak melihat apa yang dilakukan orangtua mereka, dan mereka menyerap nilai-nilai itu,” pungkasnya.

“Keragaman dan eksplorasi adalah hal yang hebat. Jika ayah mencoba banyak mengonsumsi makanan sehat, pada akhirnya anak-anak juga akan melakukan hal yang sama,” kata Jeanette DePatie, seorang pelatih kebugaran bersertifikat dengan pengalaman 20 tahun.

Kesehatan berawal dari kebiasaan rumah agaknya telah menjadi hal yang penting. Untuk mengoptimalkan gaya hidup sehat dalam rumah, ada baiknya keluarga berkonsultasi pada ahlinya.

RS Al-Irsyad Surabaya memiliki para konsultan gizi andal dan siap membantu Anda menentukan dan membimbing gaya hidup sehat dalam keluarga.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat