Ini Alasan Ibu Hamil harus Berhati-hati Memilih Obat

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Ketika hamil tentunya ibu harus berhati-hati dalam memilih makanan maupun obat-obatan yang hendak dikonsumsi agar tidak berdampak negatif terhadap pertumbuhan janin. Simak beberapa obat yang dikutip dari hellosehat berikut agar ibu mengetahui mana saja obat-obatan yang dapat dikonsumsi maupun dihindari.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa segala obat-obatan kimia tidak ada yang bebas efek samping hingga 100 persen. Disinilah pentingnya untuk berkonsulasi dengan dokter mengenai obat-obatan dan cara mengonsumsinya agar tidak berdampak negatif pada calon bayi yang anda tunggu-tunggu kelahirannya.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of Michigan Amerika Serikat, disarankan agar ibu hamil tidak mengonsumsi obat apapun dalam trimester pertama karena pada trimester pertama inilah masa yang paling penting untuk perkembangan organ bayi.

Nah, pada proses perkembangan organ bayi tersebut, bayi akan lebih rentan terkena efek samping obat-obatan atau makanan yang anda konsumsi hingga dapat mengganggu perkembangan organ-organ bayi.

Selanjutnya, ketika ibu sakit, yang perlu diperhatikan adalah konsumsi obat yang diresepkan dokter sesuai dengan aturan pemakaiannya, baik dosis maupun cara mengonsumsinya.

Ketika ada efek samping setelah anda meminum obat-obatan yang diberikan oleh dokter segeralah untuk berkonsultasi kembali, setelahnya dokter akan mempertimbangkan apakah ibu masih dapat mengonsumsi obat tersebut atau akan diberikan obat alternatif yang lain yang tentunya tidak memberikan efek samping bagi ibu dan janin.

Disamping itu, ibu harus menghindari obat-obatan yang dijual bebas baik di apotek maupun di toko-toko tanpa harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dalam hal ini dikhawatirkan obat-obatan tersebut ketika tidak dikonsumsi secara tepat akan mengakibatkan dampak negatif pada perkembangan janin.

Misalnya ketika ibu sedang batuk, memang telah diketahui bahwa masa-masa yang rentan bagi janin untuk terkena efek samping obat adalah pada saat trimester pertama kehamilan, namun yang patut menjadi pertimbangan adalah kondisi ibu hamil dan kondisi janin yang ada dalam kandungan.

Berikut obat batuk yang aman bagi ibu hamil seperti balsem atau obat gosok yang lain (obat luar), strip hidung, obat batuk tetes, acetaminophen, ekspektoran, kalsium karbonat, dan robitussin. Penggunaannya harus dipantau oleh dokter.

Sedangkan obat-obatan yang memang harus benar-benar dihindari adalah aspirin, ibuprofen, naproxen, kodein, bactrim, dan tidak boleh mengonsumsi obat batuk yang mengandung alkohol, dekongestan, pseudoephedrine serta phenylephrine yang dapat mempengaruhi aliran darah ke plasenta. (nsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat