Ini 5 Langkah Mudah Terapkan Gaya Hidup Sehat di Era Digital

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Digitalisasi membuat segalanya makin mudah. Namun, jika tak waspada malah akan berdampak negatif pada kesehatan. Karenanya, perlu bagi kita mencermati beberapa hal agar tetap dapat menerapkan gaya hidup sehat di era digital ini.

Datangnya era digital sebenarnya makin mempermudah beberapa aktivitas manusia. Seperti penggunaan smartphone untuk menghitung kalori harian yang habis terbakar pasca olahraga, ataupun menghitung jumlah langkah kaki harian.

Di sisi lain, dibalik kemudahan tersebut ada dampak negatif yang tidak kita sadari. Misalnya saja, ketika lapar dan ingin membeli makan. Kita pun akan mengandalkan layanan pesan antar. Hal ini pun jelas mengurangi aktivitas fisik harian yang kita lakukan. Karenanya, perlu disadari bahwa meski era digital mempermudah segalanya, kita pun harus turut waspada pada dampak tersembunyinya.

Agar kesehatan tetap terjaga, tubuh tetap sehat dan bugar. Ada beberapa tips mudah yang bisa dilakukan. Berikut adalah tips-tipsnya, seperti dilansir dari viva.co.id.

Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Kebersihan dan kesehatan akan selalu erat berhubungan. Akan sangat tidak mungkin jika Anda ingin keluarga sehat, namun lingkungan rumah kotor. Perilaku sepele seperti jarang mandi, malas cuci tangan, meludah sembarangan, dan hal kotor lainnya justru menyimpan bahaya kesehatan yang besar.

Perlu disadari bahwa daya tahan tubuh anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Penyakit karena lingkungan yang kotor tak hanya mengintai kesehatan Anda, namun juga anak Anda. Karenanya, menjaga kebersihan rumah dan kebersihan diri sangat penting untuk dilakukan.

Perhatikan Asupan Makan

Makanan bergizi dan lengkap tentunya diperlukan bagi siapa saja. 4 Sehat 5 Sempurna dapat menjadi acuan dasar tiap orang untuk memperoleh gizi yang baik dan seimbang. Pastikan dalam piring makan Anda terdapat makronutrisi serta mikronutrisi yang lengkap.

“Sebagai sumber karbohidrat ada nasi, kentang, serealia, ubi. Protein hewani dapat diperoleh dari daging, ikan, telur, sementara itu, protein nabati juga dapat diperoleh dari tempe dan kacang-kacangan. Sebagai sumber lemak sehat, Anda dapat menggunakan minyak zaitun atau minyak jagung,” jelas dr. Sepriani Timurtini Limbong, mengutip dari situs yang sama.

Jangan Lewatkan Sayur dan Buah

Di Indonesia masih banyak yang belum mengerti pentingnya konsumsi sayur dan buah sesuai anjuran konsumsi harian. Hal ini didukung dengan data dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) yang menunjukkan bahwa 90 persen masyarakat Indonesia dengan umur di atas 10 tahun, kurang mengonsumsi sayur dan buah.

“Angka konsumsi harian sayur dan buah yang dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekitar 400 gram per harinya,” imbuh Dokter Sepriani.

Sering Lakukan Aktivitas Fisik Bersama

Selain kurangnya konsumsi buah dan sayur, masyarakat Indonesia juga sering meremehkan manfaat dari berolahraga. Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga justru dapat membantu menjaga metabolisme tubuh. Agar tak malas, lakukanlah aktivitas fisik ini bersama-sama, baik dengan teman ataupun keluarga.

Tinggalkan Kebiasaan Buruk yang Tak Sehat

Perokok di Indonesia makin hari makin meningkat. Ini menjadi kebiasaan buruk yang dapat berdampak pada diri sendiri maupun orang di sekitar kita. Data dari Kemenkes RI pun menunjukkan, semakin sering seseorang merokok, semakin meningkat pula risiko seseorang terkena kanker.

Selain merokok, bermalas-malasan dan berdiam diri di rumah pun juga berbahaya. Ini menandakan tubuh kurang aktivitas fisik. Padahal, aktivitas fisik sangat penting untuk menunjang metabolisme dalam tubuh.

Dengan melakukan hal di atas, dampak negatif dari era digital dapat diminimalisasi. Dengan begitu, kita dapat mengambil manfaat dari adanya era digital tanpa mengorbankan kesehatan diri sendiri.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat