Infertilitas, Salah Satu Problematika Pasutri yang Belum Dikaruniai Momongan

Sebagian pasangan suami istri (pasutri) rupanya ada yang belum dikaruniai momongan setelah beberapa bulan bahkan tahun menikah. Hal tersebut merupakan infertilitas atau kesuburan menurun bagi pasutri yang telah berusaha hamin lebih dari 12 bulan namun belum juga berhasil.

dr. Pandu H. Habibie, M.Ked.Klin., SpOG, Dokter Spesialis Kandungan RS Al Irsyad Surabaya menyampaikan bahwa Infertilitas berbeda dengan sterilitas (mandul) yang mempunyai arti tidak mungkin mempunyai keturunan (permanen).

“Ada dua jenis infertilitas yaitu primer dan sekuder. Infertilitas primer bila belum pernah hamil. Sedangkan Infertilitas sekunder bila sudah pernah hamil/punya anak dengan pasangan yang sama, berusaha hamil lagi > 12 bulan belum berhasil,” ujarnya dalam Webinar Kesehatan pada Kamis (23/12).

Infertilitas dijumpai pada sekitar 12-24 % pasutri, semakin lanjut umur istri prevalensinya semakin tinggi.

Faktor Risiko Infertilitas :

• Umur istri dan suami

• Frekuensi senggama

• Lama infertilitas

• Gaya hidup

Selain itu, dr. Pandu juga mengungkap, ada faktor lain yang dapat menjadi penyebab terjadinya infertilitas adalah beberapa kelainan yang terdapat pada organ reproduksi, seperti adanya tumor dalam kandungan, gangguan pertumbuhan sel telur, PCOS, endometriosis dan lain sebagainya.

Kelainan organ reproduksi

• Gangguan ovulasi (20-40%)

• Faktor tuba : buntu dan perlekatan adneksa /peritoneum (30-40%)

• Faktor rahim :

−kelainan anatomi à mioma, sinekhia uteri, polip endometrium, septum uteri

−gangguan fungsi à endometritis, kurangnya hormon

• Faktor serviks : servisitis, polip serviks (5%)

• Faktor sperma (suami) (35%)

• Tidak diketahui sebabnya (unxeplained infertility) (10%)

Infertilitas tidak hanya terjadi pada wanita saja tetapi juga pria. Dengan terganggunya sistem reproduksi pria juga akan menghambat (menunda) proses sebuah kehamilan wanita.

“Sehingga, untuk menghindari hal itu terjadi maka wanita dan pria harus memperhatikan kondisi kesehatan tubuhnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat