Hindari Bahaya Mata Lelah, Ketahui Solusi Metode 20-20-20

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Berada di depan layar komputer, apalagi gadget, tentu sudah menjadi kebiasaan orang yang hidup di era digital saat ini. Padahal, terlalu sering melihat ke layar gadget akan jauh membuat mata mudah lelah. Untuk itu, guna menyeimbangkan kebiasaan tersebut, kita perlu mempraktikkan metode 20-20-20 yang bisa menjadi solusi tepat untuk cegah mata lelah.

Metode 20-20-20, dikatakan dr. Dianawati Koesoemowardani, Sp. M merupakan tiga hal penting yang perlu diperhatikan untuk mencegah mata kita menjadi lelah, “Setiap 20 menit di depan layar gadget, istirahatkan mata selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan dari layar gadget ke objek-objek yang berjarak minimal 20 kaki atau 6 meter dari tempat kita berada,” jelasnya.

Setiap 20 menit

Selama 20 menit di depan layar, biasanya mata semakin menegang melihat layar. Untuk itu, dikatakan dr. Diana, setiap 20 menit mata seharusnya diistirahatkan agar tidak cepat lelah, dan mencegah gangguan mata lain seperti mata kering.

Untuk mengingatkan diri sendiri kapan harus beristirahat melihat layar tiap 20 menit, maka kita bisa membuat pengingat berupa alarm di gadget maupun tulisan di depan layar komputer, atau apapun yang dapat digunakan untuk optimalisasi melakukan metode 20-20-20 ini sehingga mata tetap sehat.

Jarak 20 kaki

Untuk mengistirahatkan mata yang menegang ketika melihat layar, dilakukan dengan mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak minimal 20 kaki. Dijelaskan dr. Diana, melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki (6 meter) tidak perlu pengukuran yang terlalu spesifik.

Kuncinya adalah, istirahatkan mata untuk fokus pada sesuatu yang jauh dari tempat kita duduk, “Contohnya melihat pohon di luar jendela atau melihat benda lain yang letaknya sangat jauh,” kata dr. Diana.

Jika ruangan kita berada sempit dan kecil, maka cobalah untuk jalan keluar sejenak ke tempat yang lebih luas agar mata bisa melihat banyak benda-benda yang jauh di tempat tersebut. Hal ini bisa membantu cegah mata lelah dan kering.

Durasi 20 detik

Metode ini hanya membutuhkan waktu selama 20 detik untuk membuat mata menjadi lebih rileks. Saat mengistirahatkan mata, dr. Diana juga menganjurkan hal itu dilakukan sambil bangun dari tempat duduk dan sedikit bergerak atau berpindah.

“Sambil mengambil segelas air ke di dapur atau sambil ke toilet bisa jadi solusi. Tak lupa, dengan minum air juga bisa memastikan mata tetap lembap dan tidak kering,” tuturnya.

Bahaya Mata Lelah Akibat Layar Gadget

Terlalu lama menatap pada layar perangkat digital, menurut American Academy of Ophthamology dari Amerika Serikat, sebenarnya tidak akan merusak mata. Akan tetapi, lama-lama hal ini bisa menimbulkan ketegangan dan gejala yang mengganggu pengelihatan.

Manusia biasanya berkedip selama 15 kali tiap menitnya. Namun saat menatap ke layar gadget, maka jumlah kedipan akan turun. Kedipan mata bisa berkurang hingga setengah atau 3 kali lipatnya. Kondisi inilah yang menyebabkan mata cepat lelah karena dipaksa bekerja fokus menatap layar tanpa banyak berkedip.

Ketegangan mata yang disebabkan oleh melihat layar gadget terlalu lama disebut dengan computer vision syndrome (CVS). Gejala paling sering dialami setelah peserta menggunakan komputer selama dua jam adalah sakit kepala.

Selain itu, gejala lain CVS ini di antaranya adalah mata kering, mata berair, pengelihatan kabur maupun ganda, nyeri di leher, bahu, atau punggung, peka terhadap cahaya silau, hingga sulit berkonsentrasi.

Untuk itu, mengistirahatkan mata beberapa kali dengan metode 20-20-20 bisa cegah mata lelah dan mengurangi gejala ketegangan mata secara signifikan. Para dokter menyarankan metode 20-20-20 ini sebagai kebiasaan yang harus ditanamkan untuk menjaga kesehatan mata, apalagi pada anak-anak. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat