Hati-hati! Penyakit Kulit ini Sering Menyerang Bayi

Rs-alirsyadsurabaya.co.id- Di musim yang tak menentu akhir-akhir ini, bayi akan lebih rentan terserang penyakit kulit. Agar dapat ditangani dengan benar, Ibu harus paham penyakit kulit apa yang menyerangnya. Berikut ulasannya.

Bagian kulit adalah organ yang rentan terserang penyakit kulit. Seperti dikatakan Bernard M. Cohen, M.D, Direktur Ilmu Kesehatan Kulit Anak dari Johns Hopkins Children’s Center dalam kompas, kulit merupakan organ bertindak sebagai benteng pertahanan terhadap beragam elemen yang mengancam tubuh mulai dari sinar matahari hingga bakteri.

Maka dari itu, kulit adalah bagian paling rentan terserang penyakit. Di tahun pertama seorang bayi, lapisan kulit mereka belum terbentuk sempurna. Akan ada berbagai macam kemungkinan penyakit kulit yang menyerang. Berikut adalah berbagai macam penyakit kulit yang sering menyerang bayi seperti dilansir dari situs yang sama.

Intertrigo

Intertrigo adalah suatu peradangan pada tubuh. Khususnya pada lipatan-lipatan tubuh seperti paha bagian dalam, ketiak, perut ataupun bagian bawah payudara. Lipatan yang terkena peradangan tersebut membuat kulit tampak merah, gatal, dan akan menimbulkan sakit ketika bergesekan. Ini sering terjadi pada bayi yang gemuk.

Menurut Joshua Zeichner, M.D, Dokter Kulit dari Rumah Sakit Mount Sinai, penyebab ini terjadi karena lipatan-lipatan itu sering berkeringat. Sehingga selalu lembab. Penanganan yang bisa dilakukan oleh Ibu yakni, mencuci bagian lipatan-lipatan tersebut dengan air, dan mengoleskan krim zinc-oxide atau petroleum jelly untuk melindungi kulit bayi dari gesekan yang dapat menyebabkan infeksi.

Biang Keringat

Biang keringat sering disebut dengan millaria. Ini adalah penyakit yang juga sering menyerang bayi. Daerah-daerah tubuh yang terkena meliputi leher, wajah, punggung hingga pantat bayi. Gejalanya dapat dilihat dengan mudah, seperti terlihat adanya kulit kemerahan disertai rasa gatal sehingga bayi pun mudah rewel. Dan biasanya ada gelembung-gelembung pada kulit dan berair.

Dilansir dari detik, menurut dr. Eddy Karta, Sp.KK, dokter spesialis kulit dan kelamin EDMO Clinic Jakarta Selatan, biang keringat pada bayi disebabkan oleh kelenjar keringat yang belum matang pada bayi. Sehingga mudah tersumbat dan pecah. Untuk merawatnya, dapat menggunakan bedak yang menyerap keringat serta mengandung talc. Dan usahakan, kondisi lingkungan sekitar bayi sesejuk mungkin.

Eksim

Eksim juga sering menyerang bayi. Penyakit ini dapat muncul di bagian tubuh manapun pada bayi berusia 3 hingga 4 bulan. Eksim atau eksema ini adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau vesikel pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Jika makin parah, dapat membuat kulit memerah, mengeluarkan nanah dan berkerak.

Penyebab dari eksim ini bisa dari apa saja. Tiap bayi, punya pencetus eksim yang berbeda-beda. Ada bayi yang dapat merasakan gatal luar biasa dengan sabun mandi tertentu, ada pula yang tidak apa-apa.

Untuk mengobatinya, tujuan utamanya dengan menghilangkan gatal yang ditimbulkan. Ketika kulit kering dan gatal, lotion dan krim penghilang gatal bisa digunakan agar kulit lembab kembali.

Ibu harus paham penyakit-penyakit kulit apa yang bisa menyerang bayinya. Jika, Ibu paham betul, maka penanganan pertama dan perawatan pun dapat dilakukan dengan mudah. Namun, jika penyakit tersebut tetap tidak mereda, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat