Gelar Gathering untuk Motivasi Pasien Hemodialisis

Rs-alirsyadsurabaya.co.id– Obat paling ambuh dari semua penyakit adalah motivasi. Karenanya, dalam rangka memperingati hari ginjal sedunia, Sabtu (23/03), Rumah Sakit (rs) Al-Irsyad Surabaya gelar gathering untuk memotivasi pasien hemodialisa.

Dalam pertemuan itu, dr. Artaria Tjempakasari, Sp. PD, KGH, salah satu dokter spesialis penyakit ginjal RS-Al-Irsyad Surabaya secara langsung memberikan dukungan kesehatan bagi pasien hemodialisis dengan memberikan materi mengenai kualitas hidup pasien hemodialisis.

Dalam pemaparannya, Dokter Artha menyampaikan tentang bagaimana tatacara merawat serta menunjang kondisi pasien agar tetap bugar dan dapat menjalankan aktifitas harian seperti biasa. “Meski boleh beraktifitas, pasien tidak boleh mamaksakan diri jika memang sudah merasakan capek untuk menghindari turunnya kondisi kesehatan pasien,” ujarnya.

Selain Dokter Artha, dr. H. Agus Ali Fauzi, PGD, Pall Med (ECU) juga tak kalah seru dalam pemaparannya. Dokter humoris ini tak sekali-dua kali membuat para pasien hemodialisis tertawa seolah lupa akan segala penyakit yang mereka derita. Hal inilah yang tentunya akan menunjang kesehatan pasien jika dapat berjalan secara terus menerus dalam kehidupan mereka.

Tertawa, ujar Dokter Agus, adalah hal yang sangat penting, terutama bagi pasien. Banyak penelitian yang memaparkan bahwa pikiran-pikiran yang positif, yang bahagia, akan memicu tubuh pasien untuk menghasilkan banyak senyawa kimia yang bermanfaat bagi tubuh, sehingga membuat tubuh mereka lebih bugar dan semangat dalam menjalani pengobatan.

Sebaliknya, pemikiran-pemikiran negatif akan memicu tubuh untuk menghasilkan senyawa kimia yang buruk (negatif) pula bagi tubuh, misalnya seperti hormon insulin yang berlebihan ketika marah. “Tertawa sejenak akan melupakan berbagai penyakit yang diderita,” ujarnya.

Dari Dukungan Mesin Hingga Psikologis

Sementara itu dr. Syarwani, ketua pelaksana kegiatan itu yang mewakili RS l Irsyad menyampaikan akan terus mengupayakan pelayanan optimal bagi pesien Hemodialisa.

Ia menambahkan, RS Al Irsyad saat ini sudah memiliki 12 mesin hemodialisa dan dalam waktu dekat akan menambah sekitar 25 sampai 30 mesin agar dapat menolong lebih banyak pasien yang memerlukan hemodialisis. “Kita mengupayakan segala hal yang terbaik bagi pasien agar mereka dapat terus semangat menjalani pengobatan,” tegas Dokter Syarwani.

Selain dukungan teknologi (mesin) Al-Irsyad juga mendukung kesehatan mereka dengan mendukung secara psikologis. “Kami memperlakukan mereka selayaknya keluarga jadi seperti diketahui bersama saat acara gathering ini seolah-olah tidak ada batasan antara kami tim perawat dan dokter rumah sakit al-irsyad dengan pasis hemodialisis dan pasien kami yang lain. Hal ini dilakukan agar kualitas pelayanan tetap prima, serta kondisi pasien yang tetap terjaga,” jelasnya.

Selain itu, Dokter Syarwani juga menjelaskan tentang perbagai penyebab munculnya berbagai gangguan kesehatan di organ ginjal. “Salah satunya adalah pola hidup dan konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat,” ujarnya. Hal ini, menyebabkan penderita gagal ginjal usianya semakin muda, bahkan di usia SMU mulai banyak yang terkena gangguan.

Misalnya, mengonsumsi minuman berenergi berlebihan sangat membahayakan kesehatan ginjal. “Ada beberapa pasien yang mengaku mengonsumsi minuman berenergi sehari 3 kali, inilah penyebabnya,” jelasnya.   

“Ini saya sampaikan agar jangan sampai penyakit ini semakin bertambah khususnya generasi muda agar selalu peduli terhadap kesehatan khususnya kesehatan ginjal dengan memperbaiki pola hidup buruk yang sekarang semakin sulit untuk dihindari,” tutupnya. (nsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat