Dokter Gigi RS Al Irsyad pun Mendongeng

Rs-alirsyadsurabaya.co.id–Bagi sebagian besar anak, dokter gigi adalah makhluk yang menakutkan. Jika kondisi seperti ini diteruskan, hingga dewasa, seseorang akan mengalami terus mengalami ketakutan ke dokter gigi yang membuat kondisi giginya semakin tidak sehat. Butuh cara-cara kreatif menangkalnya. Dan dokter gigi Al Irsyad pun mendongeng.

Dongeng itu, dilakukan oleh dr. Prima Agrippina Wigid Amanda Sari, Sp, KGA, di hadapan puluhan siswa-siswi KB/TK Bunda Lily Surabaya, Sabtu (9/2). Dengan menggunakan peraga boneka, Dokter Prima bercerita tentang pentingnya menggosok gigi dan memeriksa kesehatan gigi, baik secara rutin ataupun jika mengalami masalah.

Dalam kisah tersebut ada dua tokoh, yaitu Tuti dan Ruru (kanguru). Tuti adalah sosok anak perempuan yang memiliki cita-cita menjadi dokter, sedangkan tokoh Ruru adalah anak laki-laki yang suka bermain dan melompat.

Dalam ceritanya, Ruru terjatuh saat bermain lompat-lompat, hingga giginya lepas. Ia kemudian menceritakan keluhannya kepada temannya, Tuti, yang kemudian disarankan oleh Tuti untuk memeriksakan ke dokter gigi. “Jangan takut, Dokter Gigi di RS Al Irsyad, baik-baik, cantik-cantik kok. Pemeriksaannya juga tidak sakit. Segera periksa, biar tidak semakin sakit lo gigimu Rur,” kata Dokter Prima menirukan suara Tuti.

“Kisah tersebut adalah stimulus bagi anak-anak untuk menghilangkan perasaan takut mereka, hingga pada akhirnya mereka malah merasa senang mengikuti alur cerita kisah yang kami bawakan, mereka ceria, serta antusias untuk memperdulikan kesehatan gigi mereka dengan cara memeriksakan kondisi kesehatan gigi mereka secara rutin ke dokter gigi,” ungkap Dokter Gigi Prima.

Butuh Dukungan Orangtua dalam Memelihara Kesehatan Gigi Anak

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Indonesia masih menyepelekan kesehatan gigi anak-anak mereka. Hal tersebut dikarenakan, mereka beranggapan bahwa gigi anak-anak mereka adalah gigi susu, di kemudian hari gigi tersebut akan hilang dan akan digantikan oleh gigi yang permanen hingga anaknya dewasa. Anggapan ini membuat orangtua enggan untuk memeriksakan gigi anak ke dokter gigi.

Padahal, dengan begitu, gigi anak-anak mereka menjadi tidak terawat, hingga pada akhirnya timbul berbagai masalah pada gigi anak-anak mereka seperti bengkak atau infeksi.

Dalam hal ini Dokter Prima menuturkan, “Memeriksakan gigi ketika belum timbul sebuah masalah adalah hal yang terbaik. Misalkan baru ada satu lubang kecil, perawatannya akan lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika gigi anak tersebut sudah terjadi bengkak atau infeksi, yang tentunya proses perawatan akan membutuhkan waktu lama dan kompleks,” tuturnya. (nda)

“Di sisi lain, rs Al-Irsyad juga ingin menekankan bahwa ke rumah sakit itu image-nya tidak harus sakit. Jadi keunggulannya kan ga cuma di kedokterran gigi saja. Ada dokter spesialis ortopedi, spesialis kandungan, spesialis penyakit dalam dan lain-lain, yang masing-masing memiliki kompetensi yang mumpuni, sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk memeriksakan keluarga ke rs al-irsyad surabaya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat