Cara Aman Bersihkan Hidung Bayi yang Pilek

Rs-alirsyadsurabaya.co.id– Saat hidung bayi yang kotor, karena flu atau pilek, orangtua diminta selalu aktif membersihkan hidung bayi. Namun, tak semua orangtua tahu bagaimana cara yang aman membersihkan hidung bayi.

Kadangkala orangtua membersihkan hidung bayi dengan menyedot dengan mulut. Padahal, ini adalah cara yang salah, dan tentunya tidak aman bagi bayi. Dijelaskan oleh dr. M. Vinci Ghazali, Sp.A, dalam nakita.grid.id, menyedot kotoran hidung jelas dari sisi kesehatan, tidak aman dilakukan.

Karena, belum tentu mulut orangtua yang digunakan untuk menyedot, bersih dari kuman dan bakteri. Jika dilakukan, bisa berisiko tertularnya bayi oleh kuman dan bakteri dari mulut orangtua.

Umumnya, kotoran akan selalu dihasilkan oleh hidung. Namun, di dalam organ tersebut ada bulu getar yang tugasnya seperti ban. Berjalan dan menyaring serta mendorong kotoran sampai ke muara hidung. Disinilah, kotoran hidung harus dibersihkan. Jika kotoran ini dibiarkan terus menerus, maka akan semakin menumpuk dan mengeras.

Akibatnya, selain susah dibersihkan, tumpukan kotoran tadi dapat menjadi sarang penyakit, yang tentunya dapat menurunkan kualitas kesehatan bayi. Maka dari itu, orangtua perlu membersihkan hidung bayi yang kotor.

Bersihkan Aman dengan Cairan Saline

Sementara itu, dikatakan oleh dr. Isabella Riandani, Sp.A, dalam kompas, salah satu cara aman untuk membersihkan hidung bayi adalah dengan menggunakan alat semprot atau tetes hidung yang mengandung cairan saline atau garam.

“Cairan salin akan melembabkan, kemudian akan membawa kotoran di hidung ke bawah,” jelasnya.

Selain dengan cairan semprot, bisa juga menguapi hidung bayi, agar lendir-lendir mencair dan keluar. Ia menekankan pada orangtua untuk menghindari memencet hidung bayi seperti yang biasa dilakukan pada orang dewasa. Karena, hidung bayi masih sangat sensitif dan lubang hidungnya pun kecil.

Menurutnya, jika orangtua melakukan hal demikian pada bayi, malah membuat lendir dalam hidung bayi masuk ke rongga sinus. Akibatnya, bayi bisa berisiko terserang sinusitis.

Di sisi lain, sependapat dengan dokter Vinci, dokter Isabella juga tidak menyarankan orangtua menyedot langsung kotoran dari hidung bayi melalui mulut. Karena, ini dapat berisiko bayi tertular kuman dan bakteri dalam mulut.

Membersihkan hidung bayi paling aman memang dengan menggunakan cairan saline. Karena, air garam, khususnya air laut kaya akan kandungan mineral dan terbukti dapat membersihkan saluran pernapasan.

“Mineral-mineral itu sangat baik untuk membran mukosa hidung, melindungi dan memperbaiki silia(rambut halus) hidung yang membersihkan hidung dari kotoran,” ungkap dr. Yulita Lea, Direktur Pemasaran SOHO Global Health, dikutip dari kompas.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat