Bincang Medika RS Al Irsyad Edukasi Masyarakat Tentang Bell’s Palsy

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Sabtu (19/12), RS Al Irsyad kembali dalam Bincang Medika bersama Suara Muslim Radio Network. Pada kesempatan kali ini, membahas tentang penyakit saraf bernama bell’s palsy yang mirip dengan penyakit stroke.

Dipaparkan dr. Fadil, Sp.S (K) Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya bell’s palsy merupakan penyakit yang menyerang saraf tepi ketujuh, “Di wajah ini, ada 12 saraf tepi, jika salah satunya terserang, terutama saraf tepi ketujuh, maka dapat memunculkan penyakit menyerupai stroke yang disebut bell’s palsy,” terangnya.

Saraf ketujuh itu berperan mengatur sebagian pergerakan wajah seperti alis, bibir, dan telinga. Karenanya, gejala dari penyakit ini menyebabkan pasien mengalami kelumpuhan pada sebagian wajah hingga peningkatan sensitifitas pendengaran. Peningkatan ini membuat seseorang akan sangat bising mendengar suara yang kecil sekali pun.

Di sisi lain, salah satu penyebabnya dikarenakan perubahan suhu ekstrem secara tiba-tiba, seperti karena berpindah dari ruangan panas ke ruangan dingin. Perubahan temperatur ini ditengarai membuat aktif beberapa virus yang menyebabkan penyakit.

“Dari pemeriksaan mikroskopis, ditemukan banyak sel radang yang meliputi serabut saraf ketujuh. Dalam beberapa kasus, penyakit ini juga ternyata disebabkan oleh virus. Dan yang paling sering menyerang adalah virus herpes,” ungkapnya.

Kemudian, menurut konselor saraf ini, penyakit ini bisa sembuh jika mendapat penanganan yang tepat. Ia pun menegaskan bell’s palsy tidak bisa disamakan dengan stroke yang menyerang pembuluh darah di otak.

“Pengobatannya ditujukan untuk mengatasi radang yang menyebabkan saraf terganggu. Selain itu juga diperlukan obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” paparnya.

Pemberian obat ini untuk mengantisipasi turunnya daya tahan tubuh penderita. Karena, jika daya tahan tubuhnya turun, maka penyakit ini susah untuk disembuhkan. Obat-obatan anti-inflamasi dan vitamin B12 juga sering diberikan.

Banyak ditemui selama ini pasien parnodan menyangka bell’s palsy sebagai stroke dan terburu-buru ke IGD. Dalam prosedur di Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya sendiri, pasien akan diminta berkonsultasi terlebih dahulu ke poli saraf.

Bell’s palsy dapat diatasi dengan obat-obatan, terapi, ataupun perlu tindakan lebih lanjut. Informasi pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat