Berbagai Cara Jaga Kesehatan Mata Anak

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Keputusan untuk sekolah tatap muka di awal 2021 ternyata belum bisa terealisasikan karena jumlah kasus COVID-19 semakin meningkat. Ini berarti, pembelajaran daring yang berpengaruh pada kesehatan mata anak yang lebih sering menatap layar gawai harus diperhatikan.

Menatap layar sebagai sarana pembelajaran daring selama berjam-jam, dapat menyebabkan berbagai macam keluhan pada mata anak. Mulai dari mata lelah, hingga mata kering dan gatal. Anak mungkin juga mengalami gejala penglihatan komputer seperti penglihatan buram, penglihatan ganda, dan sakit kepala.

dr. Nurita Alami Dwi Wijayanti, Sp. A, Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya menyampaikan, jika sekolah tetap memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), maka orang tua perlu mewaspadai imbas atau dampak negatif yang ditimbulkannya bagi kesehatan anak tersebut.

Di antaranya adalah computer vision syndrome, seperti gangguan mata, otot, dan penglihatan akibat terlalu lama menatap layar gawai, “Biasanya anak akan mengalami kecenderungan untuk berkedip lebih sedikit daripada yang dilakukan di hari normal. Kedipan, silau, dan kontras layar komputer ini bisa disebut dengan ketegangan mata komputer,” ujarnya.

Untuk itu, orang tua perlu memperhatikan berbagai dampak buruk itu, sehingga perlu mengetahui cara menghindarkan anak pada berbagai gangguan yang mengusik kesehatan matanya.

Jaga Jarak Layar

Layar yang terlalu dekat dengan mata akan membuat mata tegang untuk tetap fokus. Dalam pengaturan yang tepat, bagian atas monitor harus tepat di bawah ketinggian mata dan berjarak 20-28 inci dari mata. Bisa juga menggunakan kursi yang dapat disesuaikan penggunaannya.

Terapkan Aturan 20-20-20

Computer vision syndrom sering terjadi karena terlalu lama menatap gadget seperti handphone atau laptop dapat. Kondisi ini memiliki gejala berupa mata merah dan lelah, pusing, serta munculnya rasa sakit dan pegal pada leher.

Untuk mengatasinya, terapakan aturan 20-20-20, yang mana setiap 20 menit menatap layar, istirahat selama 20 detik, dengan melihat jarak 20 kaki atau 6 meter.

Menyesuaikan Pengaturan Layar

Menyesuaikan kecerahan dan kontras layar atau menambah ukuran font juga bisa membantu. Selain itu, dapat pula menempatkan penutup antisilau di layar. Jika memungkinkan, kurangi suhu warna. Bereksperimen sedikit akan membantu menemukan pengaturan yang paling nyaman untuk mata anak.

Di sisi lain, meningkatkan layar ke teknologi resolusi tinggi dapat membantu. Layar yang lebih besar juga menawarkan pengalaman menonton yang lebih mudah.

Lebih Sering Berkedip

Berkedip dengan lebih sering ternyata dapat menjadi ide bagus bagi kesehatan mata anak. Pasalnya, dengan berkedip maka akan dapat menghasilkan air mata yang dapat melembabkan mata, sehingga anak tak akan mengalami mata kering, penglihatan buram, dan rasa ketidaknyamanan.

Cari Pertolongan pada Layanan Kesehatan

Jika anak telah mengalami mata buram atau secara tiba-tiba merah hingga menyebabkan sensasi sakit yang tidak tertahankan, pastikan untuk segera mengunjungi dokter.

Informasi pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat