Begini Tips Tidur Sehat saat Ramadan

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Ramadan tiba, siklus istirahat pun perlu diubah secara perlahan. Istirahat, terutamanya tidur juga tak kalah penting. Karena, jika jadwal tidur sudah disesuaikan, puasa seharian penuh dapat dijalani dengan lancar.

Menjaga jadwal tidur sama pentingnya dengan menjaga asupan selama berpuasa. Diungkapkan oleh dr. Andreas Prasadja, RSPGT, Praktisi Kesehatan Tidur, kemampuan otak seperti berkonsentrasi, ketelitian, stabilitas emosional, kemampuan ambil keputusan, dibangun saat tidur.

“Kecerobohan meningkat tajam saat kurang tidur. Bill Clinton mengakui bahwa setiap kesalahan yang ia buat, diambil saat kelelahan dan kurang tidur. Emosi, saat terbangun dari tidur yang cukup, emosi positif,” jelasny, dilansir dari Detik.

Kemudian, biar tidur saat Ramadan semakin sehat, dokter Andre membagikan beberapa tips bermanfaat. Berikut ulasannya.

Atur Jadwal

Saat Ramadan, jadwal tidur seseorang pasti berubah. Karenanya, penting untuk memanajemen jadwal tidur kembali. Perubahan jadwal ini terjadi karena saat Ramadan, kita harus bangun untuk sahur. Dan tubuh tentu memerlukan penyesuaian.

Ia menerangkan, jika Anda biasa tidur tengah malam, majukan sekitar 30 menit lebih awal tiap malam. Pengaturan jadwal tidur akan membantu memperbaiki kualitas tidur, karena otak manusia membutuhkan rutinitas ini.

Kualitas Tidur

Menurut praktisi kesehatan tidur tersebut, tidur berkualitas syaratnya hanya satu. Yakni, nyaman. Tidak ada satupun makanan atau minuman yang dapat meningkatkan kualitas tidur.

“Agar nyaman pastikan semua persiapan untuk sahur dan aktivitas lain terjamin. Biasakan tidak langsung naik ke tempat tidur. Nyamankan suasana hati dan relaksasi dahulu. Lingkungan tidur yang sejuk dan temaram akan membantu percepatan tidur,” paparnya.

Tidur di Waktu yang Tepat

Ia mengimbau pada orang-orang untuk tidur sebelum berangkat beraktivitas ataupun berkendara. Jika merasa ngantuk jangan ambil risiko. Lebih baik gunakan transportasi umum. Berkendara di saat ngantuk lebih berbahaya daripada saat mabuk.

“Ketika ada kesempatan, tidurlah! Tidur bukan kemalasan, justru malah meningkatkan kemampuan otak. Tidur tingkatkan produktivitas,” imbuh dokter Andre.

Jangan Lupakan Tidur Siang

Tidur siang bisa dilakukan saat istirahat kerja ataupun setelah Salat Duhur. Tidur siang meskipun singkat, tetap mendapat manfaat dari tidur itu sendiri. Pikiran kembali jernih, teliti, emosi positif, dan metabolisme terjaga.

Jika Anda tak terbiasa tidur siang, gunakan masker penutup mata, earphone untuk memutar lagu-lagu pengantar tidur juga akan sangat membantu. Power nap, satu siklus tidur siang hari cukup dengan 20 menit.

“Tinggal dibiasakan saja secara perlahan. Gunakan bantal kecil dan senyaman mungkin,” ujarnya.

Tidur menjadi rutinitas yang sama penting seperti menjaga asupan nutrisi. Terlebih lagi, jika dalam suasana Ramadan. Dengan tidur yang terjadwal baik dan nyaman, maka produktivitas seseorang bisa meningkat. Dengan begitu, membuat puasa seharian menjadi tidak terasa dan badan sehat bugar setiap waktu.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat