Begini Tips Tetap Olahraga Saat Puasa

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Aktivitas puasa kerap menjadikan tubuh kita menjadi lebih lelah dari biasanya. Maka tak jarang kita pun mengelimanasi beberapa kegiatan saat berpuasa, olahraga misalnya. Namun tips berikut dapat anda terapkan agar tetap dapat berolahraga saat puasa.

Meskipun tubuh sedang berpuasa, namun kita dianjurkan tetap berolahraga. Karena bagaimanapun, menjaga kebugaran tubuh sangatlah penting. Untuk tetap dapat berolahraga saat puasa, lakukan tips berikut.

Pilih Olahraga yang Tepat

Berdasarkan pernyataan dari Ride, sebuah studio indoor cycling, melansir CNN, olahraga yang disarankan saat berpuasa adalah jenis olahraga ringan, misalnya lari kecil atau bersepeda.

Adapun jenis olahraga lain seperti kardio boleh dilakukan namun pada satu jam sebelum berbuka. Alasannya, pada saat itulah tubuh sudah teradaptasi lebih baik dalam membakar lemak. Olahraga satu ini dapat dilakukan bagi anda yang ingin mengurangi lemak dalam tubuh.

Tak hanya itu, bila ingin menjalankan olahraga dengan intensitas tinggi, indoor cycling atau bersepeda dalam ruangan dikatakan bisa menjadi salah satu pilihannya. Saat berpuasa, kegiatan olahraga yang tidak memakan banyak waktu serta dapat dilakukan dalam ruangan tentu akan lebih efektif. Selain waktu yang lebih efisien, memilih olahraga di dalam ruangan membuat Anda terhindar dari terik matahari.

Pilih Waktu yang Tepat

Jika olahraga yang dipilih sudah tepat, maka selanjutnya pilihlah waktu berolahraga yang tepat. Lebih lanjut Ride menjelaskan bahwa saat sedang berpuasa, waktu terbaik untuk berolahraga adalah menjelang berbuka. Berolahraga di waktu menjelang berbuka puasa, diyakini dapat segera memberikan asupan nutrisi dan energi pengganti usai berolahraga. 

Hal ini disebabkan karena energi yang hilang saat olahraga bisa langsung terganti saat berbuka. Tidak hanya itu, waktu-waktu sebelum buka puasa pun dinyatakan adalah waktu yang paling optimal untuk membentuk otot karena kadar testosterone dalam tubuh ada dalam tingkat yang paling tinggi.

Adapun waktu yang tidak dianjurkan untuk berolahraga saat puasa adalah siang hari. Para ahli juga mengungkapkan bahwa olahraga di siang hari saat berpuasa dinilai sangat berbahaya. Saat siang hari, Anda tak akan langsung bisa  mengonsumsi cukup protein setelah berolahraga. Tanpa asupan protein yang cukup, justru penguraian ototlah yang akan terjadi. Tidak hanya itu, olahraga di siang hari juga dapat menyebabkan dehidrasi. 

Hindari 3 Kesalahan Fatal Berikut

Poin penting yang wajib ditekankan bila anda ingin berolahraga di saat puasa adalah menghindari tiga kesalahan fatal yang biasa terjadi.

Pertama, tidak sahur. Tak sedikit yang melewatkan sahur saat bulan puasa. Mereka memilih untuk makan di malam hari dan langsung bangun setelah subuh. Tubuh dibiarkan puasa selama 13 jam lebih.

“Sehingga saat mau latihan sebelum buka puasa, mulai pusing, gak kuat karena sudah puasa lebih dari 13 jam,” kata dr Alia Basalamah dari National Fitness Training Manager Fitness First Indonesia, melansir Kompas.

Kedua, makan dalam porsi yang banyak ketika berbuka. Semakin banyak porsi saat buka puasa, maka waktu olahraga harus mundur. Makan dalam porsi banyak membuat tubuh memerlukan waktu lama untuk mencerna.

“Kalau habis makan dalam porsi besar, kita tak bisa latihan 30-60 menit setelah buka puasa. Karena pasti akan memengaruhi saat latihan. Bisa sakit atau kram,” lanjutnya.

Ketiga, intensitas olahraga. Menurut Alia, sangat perlu untuk dibedakan antara intensitas olahraga pada hari-hari biasa dengan pada saat puasa. Bila anda terbiasa dengan intensitas berolahraga yang tinggi pada sebelumnya, maka pada saat puasa cobalah untuk menguranginya.

“Intensitas harus disesuaikan, tidak boleh sama atau pun tinggi. Badannya tidak siap, karena badan masih beradaptasi dengan siklus yang baru,” tutupnya. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat