Begini Tips Menjaga Kesehatan Selama Berada di Pesawat

Rs-alirsyadsurabaya.co.id –   Pesawat merupakan salah satu tempat yang menjadi media bertumbuhnya kuman. Sebab, perjalanan melalui udara ini dapat menyebarkan virus dengan mudah dan cepat. Untuk itulah perlunya menjaga kesehatan selama berada di pesawat.

Seperti yang diketahui, kini kasus terbaru mengenai wabah virus corona masih ramai diperbincangkan, bahkan sudah mulai menyebar ke negara-negara lain. Sehingga, banyak orang yang merasa khawatir untuk berpergian menggunakan pesawat.

Dr. Richard Dawood, ahli kesehatan perjalanan untuk Telegraph Travel menyampaikan berbagai tips untuk menjaga kesehatan selama di pesawat. Berikut ulasannya:

Membawa Hand Sanitizer atau Tisu Basah Anti Bakteri

Selama penerbangan, seseorang akan berinteraksi dengan orang lain maupun benda-benda yang ada di dalam pesawat. Kerap kali mereka akan menyentuh sabuk pengaman, ventilasi udara yang terletak di bagian atas tempat duduk, tombol flush toilet, meja untuk tempat meletakkan baki makanan, dan air di dalam pesawat.

Untuk menghindari bakteri yang terdapat pada benda-benda tersebut, hendaknya seseorang selalu menyediakan hand sanitizer atau tisu basah anti bakteri dan menggunakannya usai menyentuh benda tersebut.

Namun akan lebih baik lagi bila mereka mencuci tangan menggunakan sabun dan membilasnya dengan air yang mengalir.

Menggunakan Semprotan Saluran Hidung

Menurut Dr Dawood, kondisi udara kering di dalam kabin pesawat dapat meningkatkan kemungkinan penyebaran virus melalui udara. Infeksi saluran pernafasan dan virus biasanya berkembang pada lingkungan dengan kandungan kelembapan rendah. Sehingga penumpang dapat tertular flu sampai penyakit berbahaya.

“Penumpang yang batuk dapat menyebarkan penyakit secara cepat kepada orang di sekitarnya. Bahkan ada pula kemungkinan kecil penularan penyakit berbahaya seperti TB (tuberculosis) melalui udara,” ujarnya melansir Kompas.com.

Sehingga dengan demikian perlunya memakai semprotan saluran hidung (nasal spray) untuk menjaga kesehatan, selain itu juga bertujuan untuk mempertahankan kelembapan saluran hidung, dilakukan demi mengurangi risiko penularan penyakit melalui udara.

Perhatikan Makanan/ Minuman yang Ditawarkan di Pesawat

Sebelum makan atau minum di pesawat, hendaknya untuk mencuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer atau tisu basah anti bakteri. Sekaligus tak lupa untuk tetap memperhatikan sumber makanan atau minuman yang ditawarkan selama penerbangan.

Konsumsi Air Mineral, Jaga Tubuh Terhidrasi

Pada penerbangan jarak jauh, membuat seseorang berdiam pada posisi duduk dalam jangka waktu lama. Sehingga mengakibatkan cairan berpindah dalam tubuh. Cairan pindah dari sirkulasi dan menuju jaringan dalam badan.

Dengan begitu dapat mengakibatkan seseorang mengalami bengkak pada pergelangan kakinya. Oleh sebab itu, dr. Dawood menyarankan untuk minum air mineral setidaknya satu liter selama penerbangan berdurasi 6-8 jam untuk menjaga tubuh terhidrasi.

Bila seseorang mengalami dehidrasi, maka ia dapat terkena pusing, kelelahan, konstipasi, dan untuk perempuan ada peningkatan risiko terkena cystitis atau peradangan kandung kemih.

“Sebenarnya tak hanya selama berada di pesawat, kamu dapat tertular virus ketika perjalanan ke atau sedang di bandara. Seperti di dalam transportasi umum menuju bandara, lounge kedatangan, maupun interaksi dengan orang di tempat tujuan. Sehingga harus benar-benar menjaga kesehatan, salah satunya dengan menerapkan cara-cara ini,” tutupnya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat