Begini Olahraga Tepat untuk Orang Lanjut Usia

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Berolahraga sudah harusnya tidak ditinggalkan meski sudah lanjut usia (lansia) sekalipun. Namun, diperlukan olahraga khusus bagi para lansia, agar risiko berolahraga dapat dihindari.

Meski lansia, orang-orang tetap diimbau untuk melakukan olahraga secara rutin. Karena, manfaat olahraga ini sangat baik bagi siapapun, terlepas dari usia seseorang. Bahkan, ahli geriatri, dr. Siti Setiati menyebutkan bahwa olahraga baik untuk mempertahankan fungsi kognitif pada lansia.

“Aktivitas fisik olahraga, bagus untuk mencegah dan memperlambat kepikunan, sudah banyak penelitian membuktikan,” jelasnya dikutip dari CNN.

Berkaitan dengan penelitian tersebut, salah satu penelitian dilakukan oleh Mayo Clinic mengungkap bahwa berlatih olahraga aerobik dapat membalikkan beberapa aspek penuaan yang terjadi. Selain temuan ini, tim peneliti juga menemukan, aktivitas kardio seperti berlari dan berjalan dapat meningkatkan kadar protein otot.

“Kami mendorong semua orang untuk berolahraga secara teratur, tetapi pesan bagi orang yang sudah tua adalah olahraga intensitas tinggi mungkin diperlukan pengawasan,” kata K. Sreekumaran Nair, ahli endokrinologi Mayo Clinic dikutip dari Zeenews.

Ia menuturkan lebih lanjut bahwa latihan semacam ini membantu secara metabolik ataupun molekuler. Karena, pada orang dewasa lanjut usia, penurunan mitokondria sering terjadi. Dengan intensitas latihan yang tinggi dapat memicu tubuh untuk memproduksi protein baru, sekaligus berkontribusi dalam membalikkan efek penuaan secara signifikan.

Di sisi lain, Siti juga berpesan agar olahraga terus dilakukan secara rutin sedari dini. Olahraga sederhana yang bisa mulai dilakukan contohnya, naik turun tangga atau berjalan kaki. Selain itu, olahraga paling tepat bagi lansia menurut Siti adalah berjalan kaki.

“Olahraga yang paling aman adalah jalan kaki. Jangan memaksakan diri harus berlari kencang. Karena, dapat berisiko jatuh,” terangnya. Selain jalan kaki, dr. Siti juga mengungkap bahwa olahraga atau bersepeda dapat menjadi alternatif berolahraga para lansia.

“Selain jalan kaki, olahraga seperti berenang pun boleh saja asal tidak memaksakan diri. Keinginan untuk berolahraga dan hidup sehat harus dimotivasi orang terdekat,” tandas wanita yang juga Ketua Perhimpunan Geriatri Medik Indonesia (PERGAMI).

Kemudian, dr. Syarwani, dokter yang berpraktik di RS Al Irsyad Surabaya juga menuturkan bahwa lansia juga perlu beberapa pola olahraga yang khusus dan aman. Karena, pada lansia, jika olahraga dilakukan berlebihan dapat memberi risiko pada tulang dan persendian mereka.

“Umumnya keluhan para lansia itu pada tulang atau persendian. Maka dari itu, untuk olahraga, mereka perlu yang khusus dan aman,” paparnya.

Olahraga sangat diperlukan siapapun dan harus dilakukan secara rutin sedari sekarang. Karena, aktivitas ini untuk mempersiapkan masa tua seseorang. Dengan begitu, para lansia akan tetap dalam kondisi prima meski umur semakin bertambah.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat