Begini Cara Mengatasi Aroma Tak Sedap pada Mulut Si Kecil

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Aroma tidak sedap pada anak-anak sebenarnya normal terjadi ketika bangun tidur dan setelah mengonsumsi sesuatu. Namun, apabila bau mulut ini terjadi sepanjang hari, maka orang tua perlu waspada.

Tentunya, masalah bau mulut sangat mengganggu diri sendiri dan juga orang di sekeliling. Tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan mulut saja, tetapi dapat merembet ke arah sosial dan psikisnya.

Dokter Spesialis Gigi Anak Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, menjelaskan tentang penyebab bau mulut dan cara mengatasinya agar anak senantiasa menjaga kesehatan mulut dan gigi.

“Bau mulut pada anak bisa karena berbagai macam penyebab dan untuk cara mengatasi bau mulut, harus dicari tahu terlebih dahulu penyebabnya,” ujar drg. Prima Agrippina Wigid Amanda Sari, Sp.KGA.

Dalam istilah medis, aroma tak sedap pada mulut disebut sebagai halitosis. Penyebabnya pun beragam, dari masalah kesehatan hingga faktor eksternal. Hal ini tidak bisa disadari oleh penderitanya, terutama pada anak-anak.

Bau mulut pada anak sering kali terjadi karena kesehatan mulut dan gigi anak masih rentan, apalagi bila mereka sering mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula, seperti biskuit, cokelat, permen dan lain sebagainya.

“Setelah anak makan atau ngemil atau minum susu, pH air ludah akan cenderung asam. pH yang asam meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang. Jadi bukan hanya banyaknya yang harus dikurangi namun frekuensi pemberian juga, biasanya dikenal dengan istilah sugar clock,” papar drg. Prima.

Selain itu, kebersihan ketika menyikat gigi juga perlu diperhatikan agar gigi senantiasa terjaga kesehatannya. Jika menggosok gigi tidak bersih, aka nada partikel yang tertinggal di mulut. Partikel tersebut akan membusuk dan berbau sehingga menyebabkan masalah mulut seperti gigi berlubang dan plak gigi.

Untuk itu, drg. Prima menyarankan beberapa cara untuk mengatasi masalah aroma tak sedap pada mulut si kecil, yakni segera beri anak makanan yang dapat meredakan dan mengatasi bau mulut, seperti air putih, permen karet mint yang bebas gula, buah yang kaya vitamin C, dan lain sebagainya.

Meskipun makanan tersebut tidak sepenuhnya dapat menghilangkan aroma tak sedap, namun dapat memberikan aroma baru yang lebih sedap dan tidak mengganggu penciuman.

Sedangkan, bila masalah bau mulut terjadi akibat gigi berlubang, drg. Prima menyarankan untuk segera dirawat agar bau tak sedap tak muncul lagi, misalkan ditambal.

“Jika bau mulut pada anak terjadi karena gigi yang lubang, maka gigi harus segera dirawat agar aroma tidak sedap tak muncul,” tutupnya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat