Bahaya Dehidrasi bagi Buah Hati

Kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi selain dapat menyebabkan gangguan  kesehatan, juga memengaruhi pertumbuhan otak.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan, kondisi ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga anak-anak sejak usia dini.

Terutama pada usia 0-6 tahun, tumbuh kembang anak sedang dalam masa optimal.

Kebutuhan air pada anak harus diperhatikan dalam 6 tahun pertama untuk membantu tumbuh kembang dan kesehatan si kecil.

Pada usia tersebut tumbuh kembang otak dan organ-organ lain cukup pesat. Jadi kekurangan cair pada anak dampaknya sangat besar.

Diharapkan orangtua menumbuhkan kebiasaan minum air sejak usia dini agar dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan ceria.

Tanda dehidrasi pada bayi dan anak-anak

Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair. Bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih dari 3 kali dalam satu hari.

Banyak penyebab mengapa bayi dan anak lebih sering terkena diare dibandingkan orang dewasa.

Selain karena saluran pencernaan yang belum berkembang sempurna, faktor kebersihan juga memegang peranan penting.

Secara garis besar, penyebab diare dapat dikelompokkan dalam 6 golongan besar, yaitu infeksi (disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit), malabsorpsi, alergi, keracunan, imunodefisiensi, dan sebab-sebab lainnya. 

Pada anak, penyebab yang sering ditemukan di lapangan adalah diare yang disebabkan infeksi dan malabsorpsi. Sedangkan pada dewasa biasanya disebabkan oleh keracunan. (sdi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat