Atur Kembali Pola Tidur yang Berantakan

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Banyak orang masih sering mengeluhkan pola tidur yang buruk, apalagi dengan adanya pandemi COVID-19 dimana diberlakukan kerja di rumah (WFH), sehingga jam kantor menjadi tak menentu. Untuk itu, perlunya mengetahui cara agar dapat mengatur kembali pola tidur yang berantakan.

Jonathan Ti, seorang dokter residen di DTAP Clinic menyampaikan bahwa kualitas tidur yang baik adalah dasar dari pikiran dan tubuh yang sehat. Tidur adalah proses yang diperlukan otak untuk membersihkan racun dan limbah metabolisme, mengonsolidasikan memori dan pembelajaran, serta mengisi ulang tubuh fisik.

Jika seseorang terlalu bergumul dengan pekerjaan, makan tidak teratur, serta kurang berolahraga dari sebelumnya, maka dapat memengaruhi pola tidur sehari-hari.

Ti mencatat bahwa kualitas tidur yang buruk telah dikaitkan dengan penurunan sistem kekebalan, peningkatan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, kanker, serta insiden penyakit mental yang lebih tinggi seperti depresi dan kecemasan. Untuk itu, ia memberikan sejumlah tips mengatur ulang pola tidur yang berantakan.

Manfaatkan Cahaya Alami

Ti menyarankan untuk coba menghindari cahaya terang lampu serta dari layar elektronik seperti TV, laptop, tablet, dan ponsel setidaknya satu jam sebelum waktu tidur. Pasalnya, cahaya biru dari sumber-sumber tersebut telah terbukti sangat mengganggu proses alami tidur.

Saran terbaik adalah hindari perangkat-perangkat tersebut dari kamar tidur sepenuhnya jika memungkinkan. Jika tidak, setidaknya jauhkan dari jangkauan yang mudah dari tempat tidur. Dan ketika tiba waktunya untuk bangun, nyalakan beberapa lampu terang dan buka tirai, karena sinar matahari alami adalah salah satu isyarat terbaik bagi tubuh dan pikiran untuk bangun.

Turunkan Suhu

Studi menunjukkan bahwa suhu yang lebih sejuk (antara 19 dan 22 derajat celsius) ideal untuk kualitas tidur yang baik. Untuk rumah tangga tanpa AC, ventilasi dengan kipas angin, menggunakan seprai tipis, dan pakaian tidur dengan bahan seperti linen dapat membantu seseorang tetap sejuk dalam semalam.

Patuhi Jadwal

Cobalah untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Selain itu, mengatur waktu makan juga penting. Makan setidaknya dilakukan 2 jam sebelum tidur, untuk membiarkan makanan dicerna sebagian guna menghindari rasa kembung saat berbaring.

Hindari Kafein dan Alkohol

Kebanyakan orang akan menyadari bahwa meminum secangkir kopi hitam setelah makan malam bukanlah cara terbaik untuk beristirahat di tempat tidur. Melansir CNN, mengonsumsi kafein akan lebih baik dilakukan sebelum pukul 3 sore.

Selain itu, yang perlu diperhatikan, jumlah kafein yang tidak terlalu signifikan juga ditemukan di banyak jenis teh, termasuk teh hijau dan sebagian besar teh boba, serta dalam berbagai minuman soda.

Sementara alkohol kerap dianggap sebagai obat penenang dan depresan sistem saraf, dan banyak orang dewasa sesekali minum segelas atau dua gelas anggur saat makan malam.

“Meskipun mungkin membuat Anda sedikit mengantuk dan membuatnya lebih mudah untuk tertidur pada awalnya, alkohol mengganggu dan memecah siklus tidur normal. Ini berarti lebih sering terbangun singkat di tengah malam (yang mungkin sebagian besar tidak diperhatikan), dan merasa tidak nyaman. hari berikutnya,” jelas Ti.

Berolahraga Secara Teratur

Olahraga memiliki banyak manfaat apalagi jika dilakukan dengan teratur. Olahraga telah terbukti meningkatkan kualitas tidur dengan meningkatkan proporsi waktu yang dihabiskan dalam tidur nyenyak restoratif, serta meningkatkan durasi jam tidur secara keseluruhan.

“Anda juga akan mendapatkan pelepasan endorfin yang dapat meredakan stres dan kecemasan, memperbaiki suasana hati, serta mengurangi nyeri kronis,” paparnya.

Yang terbaik adalah menemukan rutinitas yang dapat diikuti setiap orang, karena sebagian besar manfaat olahraga dan tidur tidak akan langsung terlihat dan baru datang seiring waktu. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat