Atlet Persiba Balikpapan Ini Dirawat di RS Al Irsyad

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Cedera yang didapat oleh salah satu pemain Persiba Balikpapan, Andre Vemberyono mengharuskan dirinya untuk dirawat di Rumah Sakit (RS) Al Irsyad sejak Jumat (19/7).

Menjalani profesi sebagai seorang atlet sepak bola memang perlu waspada bila sewaktu-waktu terkena cedera, entah itu cedera ringan atau bahkan serius.

Cedera yang dialami oleh atlet kelahiran 18 November 1995 itu di dapat ketika menjalani game internal (uji coba) sekaligus seleksi pemain di Stadion Batakan, Balikpapan. Kala itu Andre tidak bisa menyelesaikan pertandingan lantaran mengalami cedera setelah mendapat tekel rekannya.

“Ketika kena tekel itu, rasanya langsung mati rasa, sehingga saya tidak bisa melanjutkan pertandingan,” ungkap Andre.

Andre mendapat perawatan fisioterapi selama kurang lebih dua minggu, setelah merasa sudah baikan, akhirnya ia kembali berlatih lagi. Latihan fisik yang dilakoninya setiap hari tersebut membawa dampak buruk pada kesehatannya, terutama cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) dan meniscus yang dialami oleh Andre. Aktivitasnya pun harus terganggu karena kondisi lutut kirinya yang mulai nyeri.

Karena kondisi yang semakin parah, Andre pun disarankan untuk melakukan operasi sehingga cedera yang selama ini ia rasakan dapat hilang. Atas perintah dari pelatih dan juga pemilik Persiba, akhirnya Andre terbang ke Surabaya untuk dirawat di RS Al Irsyad.

Pemilik Persiba Balikpapan, Gede Widiade, memang menyarankan seluruh pemain dalam timnya untuk berobat ke RS Al Irsyad dalam merawat segala cedera yang menimpa pemain Persiba.

Hal itu karena Gede sudah percaya dengan dokter spesialis orthopedi di RS Al Irsyad itu sendiri, salah satunya adalah Dr. dr. Dwikora Novembri U, Sp.OT (K) FICS.

Jika cedera tersebut dibiarkan begitu saja, gangguan ini tidak saja akan berpotensi menghambat kariernya sebagai atlet, namun lambat laun akan membuat kaki kirinya yang mengalami nyeri menjadi semakin parah dan tidak bisa digerakkan lagi.

Pelayanan dari RS Al Irsyad sendiri bagi Andre cukup memadai dan membuatnya nyaman berada di sana, terutama dari pelayanan yang disuguhkan oleh para perawatnya, sikap baik dan ramah serta selalu mengajak Andre bicara membuatnya betah dirawat di RS Al Irsyad. 

“Ya yang pasti kalau kondisi orang sakit, kita pasti pikirannya kemana-mana, jadi kita berusaha untuk menghibur diri dengan saling mengobrol bareng sama perawatnya, dan membuat hal-hal yang lucu biar tidak kepikiran dengan sakitnya,” ujarnya. 

Harapan Andre untuk ke depannya adalah agar dengan cepat sembuh dari nyeri dan dapat kembali menjalani latihan sebagai atlet sepak bola Persiba Balikpapan, mengingat ia yang masih baru bergabung sejak Februari lalu dan masih belum berkesempatan tampil dalam liga bersama Persiba Balikpapan.(Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat