Agar Tak Takut Dokter Gigi, Puluhan Siswa KB/TK Bunda Lily Kunjungi RS Al Irsyad

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Ada pemandangan yang berbeda di RS Al Irsyad Surabaya, Sabtu (9/2) kemarin. Puluhan siswa KB/TK Bunda Lily Surabaya mendatangi RS Al Irsyad Surabaya untuk belajar tentang khusus tentang bagaimana merawat gigi. Dan tentu saja, agar anak tidak takut dengan dokter gigi.

Rieslian Yunevida Setyono, Kepala KB-TK Bunda Lily menyampaikan bahwa TK/KB Bunda Lily memiliki beberapa program untuk menunjang pembelajaran anak-anak,  dan pada kesempatan kali ini agendanya adalah tentang profesi dokter gigi. “Agar anak-anak kami lebih kenal profesi dokter gigi dan tidak lagi takut periksa gigi ke rumah sakit,” ujar wanita yang akrab dipanggil Bunda Riris itu.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak disuguhi berbagai macam kegiatan. Awalnya mereka dikumpulkan untuk diajak bermain bersama sehingga mereka merasa nyaman berada di rumah sakit. Puluhan siswa/siswi itu juga diberi hiburan dongeng tentang bagaimana merawat gigi dengan model dongeng oleh drg. Prima Agrippina Wigid Amanda Sari, Sp. KGA dan beberapa perawat RS Al Irsyad Surabaya.

Tak hanya itu, para siswa kemudian diajak berfoto dengan memakai baju dokter untuk membangun mindset (pola pikir) anak-anak bahwa dokter itu baik dan tidak menakutkan. Dan yang terakhir adalah pemeriksaan gigi secara gratis.

Setelah dilakukan pemeriksaan gigi, diketahui bahwa 80 persen anak-anak tersebut memiliki masalah pada gigi mereka. Mulai dari plak, gigi berlubang, hingga adanya pengikisan pada gigi. Sehingga, mereka diwajibkan untuk kembali memeriksakan gigi secara rutin agar kesehatan gigi mereka dapat ditangani dengan baik.

Drg. Aisyah salah satu tim dokter gigi RS Al-Irsyad Surabaya menuturkan, “Gigi susu pada anak-anak harus diperhatikan dengan baik agar tetap sehat, karena gigi susu yang tidak sehat akibat timbulnya beberapa masalah gigi yang tidak ditangani dengan segera akan menyebabkan ketidakteraturan pertumbuhan gigi aslinya hingga mereka dewasa,” tuturnya

“Untuk itu, dibutuhkan peran orangtua dalam memberikan bimbingan perawatan gigi bagi anak-anak, misalnya, membiasakan anak-anak menyikat gigi pagi dan malam hari,” pungkasnya

Setelah kegiatan ini berlangsung, Riris juga menambahkan bahwa pihaknya merasa sangat puas dengan sambutan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, karena sebelumnya kegiatan tersebut telah ditolak oleh beberapa Lembaga Rumah Sakit. Hingga pada akhirnya, kegiatan tersebut di terima dengan baik oleh RS Al-Irsyad Surabaya.

“Saya sangat berterima kasih kepada RS Al-Irsyad, karena berkat diterimanya kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal profesi dokter dengan baik. Alhasil, mereka tidak lagi merasa taut untuk datang memeriksakan diri ke rumah sakit, khususnya memeriksakan kesehatan gigi mereka ke dokter gigi,” tutupnya. (nda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat