Cegah Penyakit dengan Banyak Piknik

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Tanpa disadari, menghabiskan waktu sepanjang tahun tanpa berlibur dapat memicu stress berkepanjangan. Oleh karena itu, di balik padatnya aktivitas bekerja, seseorang membutuhkan piknik. Islam pun menganjurkan umatnya untuk melakukan perjalanan wisata (piknik). Di sisi kesehatan, piknik memang mengandung banyak manfaat.

Ditemukan tidak kurang dari tujuh ayat Al-Qur’an yang mengaitkan langsung perintah memandang itu dengan perjalanan. Salah satunya yang terdapat dalam surat Al-An’am ayat 11, “Berjalanlah di bumi dan lihatlah”.

Dengan berwisata sesuai ajaran Islam, kita akan mendapatkan banyak manfaat. Seperti yang dijelaskan dalam riwayat yang didendangkan oleh Sayyidina Ali atau Imam Syafi’i, bahwa setidaknya ada 5 manfaat yang dapat diperoleh dari berwisata.

“Tinggalkan negeri untuk meraih kejayaan dan berwisatalah karena di sana ada lima manfaat, yaitu mengenyahkan gelisah, meraih kehidupan, ilmu, adab, dan pertemanan dengan yang jaya. Kalau ada yang berkata: Dalam bepergian, ada kehinaan dan cobaan atau kesulitan menempuh jalan dan memikul beban, maka ketahuilah bahwa kematian lebih baik dari pada kehidupan di satu negeri yang hina di antara pembohong dan pengiri,” kata dia seperti dikutip dari buku ”Kumpulan 101 Kultum tentang Islam” oleh M. Quraish Shihab, Ahad (27/3).

“Berwisatalah, Anda akan menemukan ganti dari apa yang Anda tinggalkan,” kata Quraish Shihab.

Manfaat Berlibur Dapat Dirasa Dua, Bahkan Empat Minggu ke Depan

Penelitian yang dilakukan sebuah yayasan di Inggris, Nuffield Health dan biro perjalanan Kuoni, sebagaimana yang dilansir dari Kompas menemukan, manfaat yang bisa kita dapatkan dari piknik itu bisa bertahan dua minggu setelah liburan berakhir. Bahkan, pada beberapa kasus efeknya sampai satu bulan.

Oleh karenanya amat disayangkan karena hasil studi menyatakan hampir sepertiga pekerja enggan mengambil jatah cuti tahunan mereka untuk berlibur. Padahal, mengingat manfaatnya yang besar, para pakar justru menyarankan para pekerja untuk mengambil waktu piknik sesering mungkin.

Karena efek berlibur tersebut memberikan damapak baik, yakni tekanan darah orang yang mengambil jatah cutinya untuk berlibur ternyata turun sekitar 6 persen, sedangkan pada kelompok yang tidak berlibur naik 2 persen pada periode yang sama.

Sementara itu, kualitas tidur mereka yang hobi piknik naik 17 persen. Mereka juga mengalami penurunan kadar stres dan daya tahan terhadap stres meningkat. Perbedaannya sangat signifikan dibanding dengan pekerja yang di rumah saja.

“Mayoritas orang yang sering berlibur lebih bahagia, banyak beristirahat, dan kadar stresnya berkurang. Tetapi, yang lebih penting adalah manfaat itu terus berlanjut, bahkan sampai satu bulan setelah liburan,” kata Christine Webber, psikoterapis yang melakukan penelitian tersebut.

Baik untuk Penderita Jantung

Riset yang dilakukan Frammingham Heart Study sebagaimana dilansir dari Hellosehat menunjukan bahwa seseorang yang rutin berlibur memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami penyakit jantung koroner dan mengalami kematian akibat penyakit yang berkaitan dengan kondisi kardiovaskuler.

Selain itu, peneliti dalam bidang imunitas, Prof. Fulvio D’Acquisto, seperti yang dilansir dailymail berpendapat suatu lingkungan yang baru dan menyenangkan dapat menstimulasi sistem imun untuk bekerja lebih baik. Selain imunitas, berlibur juga baik bagi kesehatan jantung karena dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh stress. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat