Kombinasi Buah dan Nasi Ternyata Tak Baik untuk Kesehatan Usus

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Masyarakat Indonesia kerap memadukan buah dan nasi sebagai menu makan. Namun ternyata yang demikian bisa berakibat fatal bagi kesehatan. Khususnya yang tidak mengatur jeda makan diantara keduanya (buah dan nasi).

Dilansir dari liputan6, kombinasi buah dan nasi bisa membahayakan kesehatan usus. Sebab, buah merupakan makanan yang paling cepat dicerna oleh usus. Jika Anda mengonsumsinya bersamaan dengan makan-makanan berat seperti nasi dan daging tentunya buah tersebut akan mengalami pembusukan dalam perut.

Akibatnya, tubuh tidak dapat menyerap semua nutrisi disebabkan pembusukan tersebut. Sisi bahayanya adalah makanan yang mengalami pembusukan atau fermentasi tersebut akan menciptakan gas yang bersifat karsinogenik. Sehingga organ-organ tubuh lang lain harus bekerja lebih keras untuk detoksifikasi.

Bagian terburuknya, ternyata racun hasil pembusukan makanan tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulai dari yang ringan seperti bau nafas hingga berat seperti athritis dan tekanan darah tinggi sebagai pemicu utama stroke dan penyakit jantung.

Pengaturan Jeda Makan

Untuk itu, anda disarankan agar mengonsumsi buah sekitar 30 hingga 60 menit sebelum makan, karena enzim akan mengaktifkan proses kimia pencernaan saat buah yang dikonsumsi terpisah. Jika anda ingin memakan buah setelah makan, usahakan menunggu setidaknya 3 jam setelah makan.

Buah-buahan memang merupakan makanan yang paling cepat dicerna yaitu dalam waktu 30 hingga 60 menit. Kemudian disusul oleh sayuran dan biji-bijian yang memakan waktu 1 hingga 2 jam, sedangkan daging dan ikan yang dimasak memiliki waktu 5 hingga 6 jam untuk dicerna.

Untuk itu, jangan mengombinasikan makanan dengan berbagai waktu transit, kare berbagai masalah pencernaan dapat terjadi pada tubuh anda. Misalnya, anda mengonsumsi udang, setelahnya anda mengonsumsi nanas, secara otomatis buah nanas yang anda konsumsi akan berada dalam perut lebih lama karena mengikuti waktu yang dibutuhkan perut untuk mencerna udang, dampaknya gula dalam fermentasi menjadi kan perut kembung dan gas.

Setelah mengetahui itu semua, sebaiknya anda mempertimbangkan konsep waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan seperti yang telah disebutkan diatas agar anda terhindar dari berbagai dampak negatif akibat kombinasi makanan. (nsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat