Ketahui Bahaya Pemakaian Parfum bagi Kesehatan

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Dalam ajaran Islam, khususnya untuk seorang wanita, dilarang bertabarruj dan memakai wangi-wangian ketika keluar rumah. Dari sejumlah penelitian medis pun telah membuktikan bahaya kesehatan dari pemakaian parfum.

Memakai wangi-wangian adalah jelas dilarang dalam Islam. Dari Yahya bin Ja’dah, “Di masa pemerintahan Umar bin Khatab ada seorang perempuan yang keluar rumah dengan memakai wewangian. Di tengah jalan, Umar mencium bau harum dari perempuan tersebut maka Umar pun memukulinya dengan tongkat. Setelah itu beliau berkata,

“Kalian, para perempuan keluar rumah dengan memakai wewangian sehingga para laki-laki mencium bau harum kalian?! Sesungguhnya hati laki-laki itu ditentukan oleh bau yang dicium oleh hidungnya. Keluarlah kalian dari rumah dengan tidak memakai wewangian”. (HR. Abdurrazaq dalam Al Mushonnaf no. 8107)

Berdasarkan studi yang ada, berikut adalah sejumlah masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat pemakaian parfum secara intens:

Sebabkan Sakit Kepada hingga Menganggu Siklus Kesuburan

Menurut penelitian yang dikutip dari The Case Against Fragrance oleh penulis Kate Grenville, sebanyak satu dari tiga orang mengalami gejala sakit kepala, asma dan ruam karena sensitif terhadap parfum. Dilansir dari liputan6.com, sebuah studi terpisah pada tahun 2014 juga menemukan bahwa tiga perempat wanita dengan migrain yang disebabkan oleh bau mengatakan bahwa parfum adalah penyebab utamanya.

dr. Heather Patisaul, ahli biologi dari North Carolina State University mengatakan ada sejumlah bahaya kesehatan bagi penggunaan parfum. “Parfum yang mengandung phthalates atau disebut dietil ftalat (DEP) dapat mengganggu hormon testosteron anak laki-laki,” jelasnya dalam Kompas.com.

“Dan pada wanita, paparan phthalate dapat menimbulkan masalah sindrom ovarium polikistik,” dukung Direktur riset Center for Environmental Health, Caroline Cox.

Menurut Cox, sindrom gangguan hormonal tersebut dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur, tumbuhnya jerawat, pertumbuhan rambut yang tidak teratur, hingga sulit untuk hamil.

Sejumlah Masalah Kesehatan Lainnya

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Air Quality, Atmosphere & Health juga berhasil mengungkapkan bahaya parfum dan produk kecantikan yang mengandung wewangian. Hasilnya, sejumlah masalah kesehatan datang dari para penghobi parfum dan produk kecantikan yang mengandung wewangian.

Dilansir dari laman Kompas, para peneliti tersebut melakukan survei populasi nasional representatif di AS, menggunakan sampel acak dari 1.136 orang dewasa.

Wewangian yang dimaksud dalam penelitian tersebut adalah penyegar dan pengharum udara, produk perawatan pribadi (sabun, pembersih tangan, losion, deodoran, tabir surya dan sampo), produk pembersih, produk laundry, produk rumah tangga (lilin wangi, kertas toilet, kantong sampah dan produk bayi), dan tentu saja, parfum dan cologne.

Sayangnya, studi ini menemukan bahwa 34,7 persen penduduk melaporkan masalah kesehatan, seperti sakit kepala, migrain, dan masalah pernafasan, akibat terpapar produk wewangian. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat